Pria di Bandung Diduga Bunuh Ibu Tiri, Motif Rumah Diselidiki

Polisi menangkap DH setelah ibu tirinya, Apriyanti, ditemukan tewas di rumahnya di Panyileukan, Bandung, dengan penyidikan diarahkan pada dugaan persoalan pribadi dan motif penguasaan rumah.

JAWA BARAT– Polisi menangkap DH (32), yang diduga membunuh ibu tirinya, Apriyanti (53), di rumah korban di Jalan Pamitran, Kecamatan Panyileukan, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (27/09/2026) sore. Kasus tersebut kini didalami, termasuk motif yang diduga berkaitan dengan persoalan pribadi dan keinginan menguasai rumah yang ditempati korban.

Peristiwa itu terjadi ketika Apriyanti sedang berada seorang diri di ruang tamu. Suami korban yang juga merupakan ayah kandung DH saat kejadian sedang bekerja di luar rumah.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Panyileukan Anang Sunarya mengatakan korban terlebih dahulu dilumpuhkan menggunakan alat kejutan listrik sebelum diserang dengan pisau dapur.

“Korban awalnya disetrum, lalu ditikam dengan pisau berkali-kali,” ujar Anang saat dihubungi, Minggu (27/09/2026).

Serangan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka tusuk di sejumlah bagian tubuh, termasuk leher, perut, pelipis kanan, dan mata kanan. Korban sempat dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan, tetapi nyawanya tidak tertolong.

Setelah kejadian, DH disebut tetap berada di dalam rumah hingga aksinya diketahui tetangga. Pelaku kemudian ditangkap dan diamankan di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Panyileukan untuk menjalani pemeriksaan.

Jasad Apriyanti selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit (RS) Polri Sartika Asih Bandung untuk menjalani pemeriksaan medis yang diperlukan dalam proses penyidikan.

Dari pemeriksaan awal, polisi menduga pembunuhan tersebut dilatarbelakangi persoalan personal. DH disebut mengaku memiliki rasa dendam karena korban dinilai kerap tidak memberinya makan. Polisi juga menemukan indikasi motif terkait penguasaan harta.

“Pelaku juga berniat untuk memiliki rumah yang saat ini ditinggalinya,” kata Anang, sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Minggu (27/09/2026).

Penyidik masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa serta motif pembunuhan tersebut. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *