Ribuan Warga Israel Konvoi ke Gaza, Dorong Bangun Lagi Permukiman

Ribuan warga Israel bersama sejumlah menteri dan anggota parlemen mengikuti konvoi menuju perbatasan Gaza untuk mendesak pemerintah menghidupkan kembali permukiman Israel, termasuk Nisanit yang dibongkar pada 2005.

GAZA – Ribuan warga Israel bersama sejumlah menteri dan anggota parlemen mengikuti konvoi menuju perbatasan Jalur Gaza pada Minggu (27/09/2026), membawa tuntutan agar permukiman Israel kembali dibangun di wilayah tersebut. Aksi yang dipimpin Gerakan Permukiman Nachala dan kelompok sayap kanan itu juga mendorong pemerintah Israel memulihkan permukiman Nisanit di Gaza utara.

Konvoi tersebut bergerak menuju titik berkumpul di kawasan utara Gaza sebelum agenda unjuk rasa di dekat perbatasan. Menteri Keamanan Nasional Israel Itamar Ben Gvir turut hadir dalam aksi tersebut.

Penyelenggara menyatakan keberadaan permukiman Israel di Gaza diperlukan sebagai bagian dari apa yang mereka anggap sebagai solusi keamanan jangka panjang. Mereka juga menyampaikan tuntutan tersebut kepada pemerintah Israel melalui pesan yang ditujukan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Gerakan Nachala menjadikan Nisanit sebagai salah satu sasaran utama. Permukiman Yahudi di Gaza utara tersebut dibongkar dan dievakuasi Israel pada 2005 dalam rangka rencana penarikan diri sepihak dari Gaza.

Pemimpin Nachala, Daniella Weiss, mengatakan ribuan peserta konvoi datang dengan membawa perlengkapan untuk mendirikan tempat tinggal dan bersiap membangun kembali kehadiran Israel di Nisanit serta wilayah Gaza lainnya.

“Gambaran kemenangan perang hanya akan tercapai ketika kita kembali ke semua wilayah tanah kita dan mendiami Jalur Gaza bersama orang-orang Yahudi,” kata Weiss, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Senin (28/09/2026).

Tuntutan untuk menghidupkan kembali permukiman di Gaza bukan kali pertama disuarakan kelompok tersebut. Pada Juli 2026, Gerakan Nachala juga menggelar aksi menuju kawasan perbatasan Gaza dengan tuntutan pembangunan kembali permukiman Nisanit, Dugit, dan Elei Sinai.

Dalam perkembangan terbaru, aksi konvoi tersebut memperlihatkan bahwa agenda pembangunan kembali permukiman di Gaza masih menjadi tuntutan yang disuarakan kelompok pendukung permukiman dan sejumlah tokoh politik Israel. Konvoi itu berlangsung di tengah perdebatan mengenai arah penanganan dan masa depan Gaza setelah perang. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *