Bawaslu Paser Ajak Pelajar-Mahasiswa Awasi Pemilu 2029

Bawaslu Paser melibatkan pelajar dan mahasiswa dalam sosialisasi pengawasan partisipatif untuk memperkuat demokrasi dan mencegah pelanggaran menjelang Pemilu 2029.

PASER – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Paser meluncurkan sosialisasi pengawasan partisipatif dengan menggandeng pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan mahasiswa se-Paser sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat menuju Pemilihan Umum (Pemilu) 2029. Kegiatan tersebut digelar di Gedung Awa Mangkuruku, Tanah Grogot, Kamis (09/04/2026).

Ketua Bawaslu Kabupaten Paser, Nur Khamid menegaskan, kegiatan bertajuk Launching Sosialisasi Pengawasan Partisipatif ini bukan sekadar seremoni, melainkan langkah awal memperkuat kualitas demokrasi melalui keterlibatan generasi muda.

“Ini merupakan gerakan, komitmen dan langkah panjang guna memastikan demokrasi tidak hanya berjalan namun dapat terus tumbuh, berkembang dan semakin kuat ke depannya,” ungkap Nur Khamid.

Ia menjelaskan, tema “Merawat Demokrasi” yang diusung dalam kegiatan tersebut mencerminkan pentingnya menjaga keberlangsungan sistem demokrasi dari berbagai ancaman. “Diangkatnya tema kegiatan ini bukan tanpa alasan. Sejarah telah membuktikan bahwa demokrasi dapat menjadi lemah bahkan mundur ketika tidak dijaga dan dirawat dengan baik”, imbuhnya.

Lebih lanjut, ia mendorong pelajar dan mahasiswa untuk berperan aktif tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai pengawas partisipatif dalam lingkungan masing-masing. “Kami sangat mengharapkan peran aktif adik-adik siswa dan mahasiswa, sehingga peran kalian tidak hanya berhenti di bilik suara sebagai pemilih, tetapi lebih luas sebagai pengawas partisipatif yang menjaga lingkungan dari praktik-praktik yang merusak demokrasi”, tambahnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Timur (Kaltim), Danny Bunga menyampaikan apresiasi atas keberhasilan penyelenggaraan Pemilu dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Paser pada periode sebelumnya.

“Kamі darі keluarga besar Bawaslu mengucapkan banyak terimakasih atas terselenggaranya Pemilu dan Pilkada sebelumnya. Hal itu tentu merupakan keberhasilan dari seluruh elemen dari Pemerintah Kabupaten/Kota sampai dengan masyarakat,” ujarnya.

Apresiasi tersebut, lanjutnya, menunjukkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser dan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi.

Di sisi lain, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Paser, Nonding mengingatkan pentingnya pengawasan bersama untuk mencegah praktik yang dapat merusak demokrasi, khususnya politik uang.

Ia menegaskan, pemahaman masyarakat terhadap regulasi kepemiluan menjadi kunci dalam menciptakan kontrol sosial yang efektif.

“Pengawasan bukan hanya sekadar tugas penyelenggara pemilu namun juga tugas yang harus diemban bersama masyarakat agar dapat memberikan kritik dan masukan kepada pemerintah dan penyelenggara pemilu,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Paser bersama Pemkab Paser dan seluruh elemen masyarakat diharapkan mampu memperkuat budaya pengawasan partisipatif, sehingga Pemilu 2029 dapat berlangsung lebih berintegritas, transparan, dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat luas. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com