Lomba melukis dan mewarnai totebag di Tanah Grogot menghadirkan konsep kreatif baru yang melibatkan ratusan anak untuk mengasah bakat sejak dini.
PASER – Ratusan anak usia prasekolah hingga sekolah dasar mengikuti lomba melukis dan mewarnai totebag bertajuk “Paser Berwarna, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Berkarya” yang digelar di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan hutan kota Tanah Grogot, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur (Kaltim), Minggu (12/04/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Teras UMKM ini menjadi ajang pengembangan kreativitas anak dengan konsep berbeda, yakni menggunakan media totebag sebagai sarana melukis dan mewarnai, bukan kertas seperti pada umumnya.
Salah satu panitia, Citra, mengatakan konsep tersebut sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman baru bagi peserta sekaligus melatih kreativitas mereka. “Kita sengaja mengusung konsep yang berbeda dari tahun sebelumnya. Jadi kali ini, peserta tidak melukis di atas kertas, melainkan di atas totebag”, papar Citra.
Ia menjelaskan, perlombaan dibagi dalam dua kategori utama, yakni mewarnai dan melukis dengan pembagian usia peserta yang berbeda. “Untuk lomba mewarnai, terdapat dua kategori. Kategori A dengan peserta dari usia 4 sampai 7 tahun dan Kategori B dengan peserta usia 8-12 tahun. Sementara itu, lomba melukis hanya memiliki Kategori B saja”, tambah Citra.
Penggunaan totebag sebagai media dinilai mampu memberikan nilai tambah karena hasil karya dapat langsung dimanfaatkan dan dibawa pulang oleh peserta. Penilaian lomba meliputi tiga aspek utama, yaitu pilihan warna, kreativitas, dan kerapian.
Selain itu, peserta diwajibkan membawa perlengkapan sendiri, sementara panitia menyediakan totebag dan makanan ringan dengan biaya pendaftaran sebesar Rp50.000 per peserta.
“Mengenai perlengkapan, peserta diwajibkan membawa peralatan melukis dan mewarnai mereka sendiri. Namun, totebag dan makanan ringan disediakan oleh panitia. Biaya pendaftarannya untuk setiap peserta adalah Rp50.000”, imbuhnya.
Salah satu orang tua peserta, Devi, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman positif bagi anaknya, baik dari sisi kreativitas maupun keberanian. “Anak saya umur 6 tahun, ikut yang kategori mewarnai totebag. Anaknya memang suka mewarnai, jadi ikut kegiatan ini, buat seru-seruan aja, sekaligus melatih mental juga ya”, ungkap Devi.
Dalam perlombaan ini, para peserta memperebutkan tiga posisi juara di masing-masing kategori, dengan hadiah berupa uang tunai, piala, bingkisan, serta piagam penghargaan.
“Hadiah melukis juara satu mendapat uang 500 ribu, juara dua 350 ribu, dan juara 3 250 ribu. Untuk kategori mewarnai, juara satu yang tunai 350 ribu, juara 2 250 ribu dan juara 3 200 ribu. Masing-masing juara juga akan dapat piagam penghargaan, serta bingkisan menarik”, pungkas Citra.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah bagi anak-anak dalam menyalurkan bakat, meningkatkan kreativitas, serta memperoleh pengalaman berharga sejak dini. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan