KUTAI BARAT – Turnamen sepak bola usia dini bertajuk Grassroot U-13 Berkah Ramadan 2026 akan digelar pada 13–15 Maret 2026 di Stadion Swalas Gunaq. Kegiatan ini akan diikuti delapan tim Sekolah Sepak Bola (SSB) se-Kutai Barat.
Ketua Panitia, Andy, mengatakan turnamen ini bertujuan memperkuat pembinaan sepak bola usia dini, khususnya kelompok umur 11, 12, dan 13 tahun di Kutai Barat. “Tujuan utamanya kembali kepada esensi pembinaan sepak bola usia dini di Kutai Barat. Ini sebagai wadah bagi anak-anak U-13 untuk menunjukkan bakat mereka,” ujarnya, saat diwawancarai pada, Rabu (25/02/2026) melalui telepon WhatsApp.
Turnamen ini merupakan gagasan langsung dari Andy yang kemudian berkolaborasi dengan Akademi Nyuatan Bersatu. Delapan tim telah resmi mendaftar untuk mengikuti turnamen, yaitu SSB Fajar Utama Rarakuta, TIFAN Soccer School, SSB Menarung, SSB PS Bigung, Akademi Nyuatan Bersatu (ANB), KSS (Kubar Soccer School), Persimuja, dan SSB Ajenda.
Pertandingan akan berlangsung selama tiga hari, Jumat hingga Minggu, dengan sistem setengah kompetisi. Delapan tim dibagi menjadi dua grup, masing-masing berisi empat tim.
Pada babak penyisihan grup, pertandingan berlangsung selama 2×20 menit. Sementara di babak semifinal, perebutan tempat ketiga, dan final, durasi pertandingan menjadi 2×25 menit tanpa perpanjangan waktu. Jika imbang, pertandingan langsung dilanjutkan dengan adu penalti.

Menurut Andy, fokus pada kelompok usia 13 tahun sejalan dengan program ASKAB PSSI Kutai Barat yang akan menggelar Piala Soeratin tahun ini untuk kategori U-13 dan U-15. Sebelumnya, turnamen U-15 telah lebih dahulu dilaksanakan.
“Kami ingin anak-anak U-13 juga mendapat kesempatan yang sama untuk bertanding dan mengukur kemampuan mereka sebelum tampil di Piala Soeratin 2026,” jelasnya.
Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari ASKAB PSSI Kutai Barat. Ketua ASKAB PSSI Kutai Barat, M. Teddy Rakhmat H, menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut. Selain itu, dukungan juga diberikan oleh sponsor, antara lain Air Mineral Sii, Zidan Coffee Shop, LPK Kalleria Group, dan CV Neo Teliatn Abadi.
Andy berharap semakin banyaknya kompetisi usia dini akan meningkatkan jam terbang pemain, membentuk mental bertanding, serta menumbuhkan sportivitas. Selain itu, turnamen ini menjadi tolok ukur bagi para pelatih dalam mempersiapkan tim menghadapi kompetisi resmi.
Ke depan, panitia menargetkan turnamen ini dapat menjadi agenda rutin tahunan sebagai bagian dari upaya pembinaan berkelanjutan sepak bola usia dini di Kutai Barat. “Kami berharap kegiatan ini sukses dan bisa terus berlanjut setiap tahun,” tutup Andy. []
Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan