TANJUNG SELOR – Transformasi digital di tubuh Kementerian Agama Republik Indonesia kian dipacu. Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Utara mulai menata ulang sistem pembayaran belanja pegawai melalui sosialisasi integrasi aplikasi gaji berbasis web dengan Sistem Informasi Kepegawaian (SIMPEG), Senin (23/02/2026).
Langkah ini dinilai sebagai sinyal kuat percepatan reformasi birokrasi di daerah, terutama dalam urusan penggajian aparatur sipil negara (ASN). Kegiatan yang digelar di Tanjung Selor tersebut dihadiri Kepala Kanwil Kemenag Kaltara Muh. Saleh, jajaran pejabat struktural, kepala kantor Kemenag kabupaten/kota se-Kaltara, pengelola keuangan, operator, serta ASN yang mengikuti secara langsung maupun daring.
Muh. Saleh menegaskan, digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak dalam tata kelola pemerintahan modern. Ia menilai integrasi sistem gaji dengan SIMPEG menjadi pondasi penting untuk membangun manajemen keuangan yang lebih presisi dan transparan.
“Integrasi ini bukan sekadar pembaruan aplikasi. Ini bagian dari pembenahan besar agar pengelolaan gaji ASN berjalan akurat, transparan, dan minim kekeliruan,” tegasnya di hadapan peserta, sebagaimana dilansir laman resmi Antara, Senin (23/02/2026).
Menurutnya, sistem yang terhubung secara langsung akan mempermudah sinkronisasi data pegawai dan mempercepat proses administrasi pembayaran hak ASN. Kesalahan input data yang selama ini kerap terjadi diharapkan bisa ditekan melalui sistem yang terintegrasi dan real time.
Ia juga mengingatkan bahwa pengelolaan gaji bukan perkara administratif semata. Di baliknya, ada hak pegawai yang wajib dipenuhi secara tepat waktu, tepat nominal, dan tepat sasaran.
“Gaji ASN adalah hak yang tidak boleh terlambat atau keliru. Karena itu, ketelitian dan komitmen bersama menjadi kunci keberhasilan sistem ini,” ujarnya menekankan.
Muh. Saleh meminta seluruh peserta mengikuti sosialisasi dengan serius agar implementasi di masing-masing satuan kerja berjalan optimal. Koordinasi antarunit disebutnya sebagai faktor krusial untuk memastikan sistem berjalan tanpa hambatan teknis.
Ia pun secara resmi membuka kegiatan tersebut dengan harapan integrasi aplikasi gaji web dan SIMPEG mampu menghadirkan sistem pembayaran yang lebih tertib, efisien, serta mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Utara.
Dengan dimulainya interkoneksi ini, Kanwil Kemenag Kaltara menargetkan tata kelola penggajian ASN semakin modern dan adaptif terhadap tuntutan digitalisasi birokrasi. Langkah ini sekaligus menjadi bukti bahwa reformasi birokrasi tak lagi sebatas jargon, melainkan mulai diwujudkan melalui sistem yang konkret dan terukur. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan