Nyaris Berdarah, Aksi Pengancaman Parang Digagalkan Warga

Aksi pengancaman menggunakan parang di Ampah Kota berhasil digagalkan warga sebelum menimbulkan korban jiwa.

BARITO TIMUR – Respons cepat warga berhasil menggagalkan dugaan aksi pengancaman bersenjata tajam di Kelurahan Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah (Kalteng), Minggu (12/04/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, sebelum pelaku akhirnya diamankan aparat kepolisian.

Peristiwa tersebut melibatkan seorang pria berinisial ARS (41) sebagai terduga pelaku dan Safrudin alias Udin (42) sebagai korban. Kejadian berlangsung di Jalan Talohen, RT 028, yang sempat memicu kepanikan warga sekitar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula dari kesalahpahaman yang memicu cekcok antara keduanya pada pagi hari. Situasi memanas saat ARS kembali mendatangi korban untuk mempertanyakan ucapan sebelumnya.

Dalam kondisi emosi yang meningkat, pelaku diduga mengeluarkan senjata tajam jenis parang dari pinggangnya dan mengarahkannya kepada korban. Merasa terancam, korban berusaha menyelamatkan diri hingga terjatuh.

Saat itu, korban mengambil sebatang kayu untuk melakukan perlawanan ketika pelaku mengayunkan senjata. Parang yang digunakan pelaku kemudian terlepas dan jatuh.

Ketika pelaku berupaya mengambil kembali senjata tersebut, korban berteriak meminta pertolongan. Warga sekitar yang mendengar teriakan itu segera datang dan mengamankan pelaku sebelum diserahkan kepada pihak kepolisian.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bartim, Eddy Santoso, melalui Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Dusun Tengah, Suprayitno, membenarkan peristiwa tersebut. “Saat ini terduga pelaku sudah diamankan beserta barang bukti guna proses hukum lebih lanjut,” ujarnya, sebagaimana diberitakan Pontianak Post, Senin, (13/04/2026).

Atas perbuatannya, ARS dijerat pasal terkait tindak pidana pengancaman dengan senjata tajam sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya penyelesaian konflik secara damai serta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan agar potensi tindak kekerasan dapat dicegah sejak dini. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com