Pemkab Paser Gelontorkan Rp2 Miliar untuk 46 Rumah Korban Kebakaran

Pemkab Paser menyalurkan bantuan rehabilitasi Rp35 juta per rumah untuk 46 unit terdampak kebakaran di Desa Muara Adang, dengan pelaksanaan dimulai awal Mei 2026.

PASER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Paser menyiapkan langkah percepatan pemulihan pascakebakaran di Desa Muara Adang, Kecamatan Long Ikis, dengan menyalurkan bantuan rehabilitasi untuk 46 rumah terdampak senilai Rp35 juta per unit. Program ini ditargetkan mulai berjalan awal Mei 2026 setelah proses penyesuaian anggaran rampung.

Kebijakan tersebut disampaikan melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Pertamanan, dan Pertanahan (Perkim) Paser sebagai bentuk respons atas kerusakan rumah warga akibat kebakaran yang terjadi sebelumnya.

Kepala Dinas (Kadis) Perkim Paser Aji Mohd Tommy menjelaskan, bantuan yang diberikan bukan berupa pembangunan rumah baru secara utuh, melainkan rehabilitasi bagian utama bangunan agar dapat kembali dihuni.

Kepala Dinas Perkim Paser Aji Mohd Tommy

“Bantuan yang diberikan berupa rehabilitasi rumah, dalam artian bukan pembangunan utuh. Pemerintah akan membantu dengan dana sebesar Rp35 juta per unit rumah. Mekanisme ini telah disosialisasikan kepada Kepala Desa untuk disampaikan kepada masyarakat”, ungkap Tommy saat ditemui di ruangannya Rabu (08/04/2026).

Ia mengakui, sebelumnya anggaran untuk penanganan kebakaran belum tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, melalui kebijakan Bupati Paser, alokasi anggaran tersebut akan dimasukkan dalam pergeseran anggaran kedua tahun berjalan.

“Dalam hal ini, dinas Perkim memang sebelum kejadian kebakaran tidak menyediakan terkait hal kebakaran. Namun, dengan kebijakan Bupati Paser, nanti akan kita coba menganggarkannya”, imbuhnya.

Dalam pelaksanaannya, program rehabilitasi akan dilakukan secara kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat terdampak. Bantuan difokuskan pada pembangunan komponen utama rumah seperti dinding, atap, struktur atap, serta fasilitas toilet dan sanitasi, sementara bagian lain seperti pondasi dan lantai akan dikerjakan melalui swadaya warga.

“Dengan ukuran tipe 6X6 kita akan bantu terkait dinding, atap, struktur atap, toilet dan sanitasi. Adapun terkait pondasi dan lainnya, akan dilakukan swadaya oleh masyarakat”, imbuhnya.

Total anggaran program ini diperkirakan mendekati Rp2 miliar dan akan dilaksanakan oleh pihak ketiga melalui mekanisme lelang sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

“teknisnya sudah fix dilapangan, tinggal pelaksanaannya kemungkinan di awal mei”, pungkasnya.

Pemkab Paser berharap skema kolaboratif ini dapat mempercepat pemulihan hunian warga serta mengembalikan aktivitas sosial masyarakat Desa Muara Adang pascabencana kebakaran. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com