Perangi Narkoba, Lapas Amuntai Tes 320 Orang dan Sita Barang Terlarang

Tes urine dan razia gabungan di Lapas Amuntai menjadi langkah konkret memperkuat pengawasan dan mencegah peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

HULU SUNGAI UTARA – Penguatan pengawasan terhadap potensi peredaran narkoba di lingkungan pemasyarakatan dilakukan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIb Amuntai melalui tes urine massal dan razia gabungan yang menyasar petugas serta warga binaan, Senin (06/04/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini sekaligus memastikan lingkungan lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba dan barang terlarang. Sebanyak 70 petugas dan 250 warga binaan mengikuti tes urine dalam kegiatan tersebut.

Kegiatan ini juga melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH) lintas instansi, yakni Kepolisian Resor (Polres) Hulu Sungai Utara, Komando Distrik Militer (Kodim) 1001 Hulu Sungai Utara-Balangan, serta Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Hulu Sungai Utara. Razia dilakukan secara menyeluruh di blok hunian warga binaan dengan sasaran barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.

Kepala Lapas (Kalapas) Amuntai Gusti Iskandarsyah menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih. “Tes urine dan razia ini adalah langkah konkret untuk memastikan Lapas Amuntai bebas dari narkoba dan barang terlarang. Ini juga menjadi momentum evaluasi bagi seluruh jajaran dalam meningkatkan integritas dan kedisiplinan,” ujarnya, sebagaimana dilansir Kabar Lapas, Senin (06/04/2026).

Selain pengujian urine, razia gabungan juga berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang seperti telepon genggam, charger, kabel listrik, korek gas, serta benda tajam. Seluruh barang tersebut langsung diamankan untuk diproses sesuai ketentuan yang berlaku.

Anggota Kodim 1001 Hulu Sungai Utara-Balangan Solihin menilai kolaborasi antarinstansi menjadi kunci dalam memperkuat pengawasan. “Kami mendukung penuh kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga keamanan. Dengan kebersamaan, upaya pencegahan terhadap peredaran barang terlarang dapat berjalan lebih optimal,” katanya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di dalam lapas.

Dengan pengawasan yang diperketat serta sinergi lintas lembaga, Lapas Amuntai diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba bagi seluruh penghuni maupun petugas. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com