Atlet Karate Kapuas Hulu Siap Tempur, Bonus Emas Telah Disiapkan

Meski tidak memperoleh pendanaan dari KONI, Forki Kapuas Hulu tetap mengirimkan atlet untuk berlaga pada Porprov Kalbar 2026 dengan target meraih dua medali dari nomor kumite.

KAPUAS HULU – Keterbatasan dukungan pendanaan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tidak menyurutkan langkah Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Kabupaten Kapuas Hulu untuk bersaing dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Barat 2026. Dengan mengandalkan persiapan atlet dan dukungan pihak swasta, Forki Kapuas Hulu membidik dua medali dari nomor kumite yang akan dipertandingkan pada 10–11 November 2026 di Pontianak.

Kepala Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) Forki Kapuas Hulu, Mustawadin, mengatakan pihaknya telah mempersiapkan atlet terbaik untuk menghadapi kompetisi tingkat provinsi tersebut. Meskipun hanya mengikuti satu nomor pertandingan, pihaknya optimistis atlet yang dikirim mampu bersaing dengan peserta dari daerah lain.

“Di Porprov 2026 di Pontianak, kita sudah berlaga. Kita sudah menyiapkan atlet terbaik kita,” kata Mustawadin, Kamis (29/10/2026), sebagaimana diberitakan Pontianak Post.

Mustawadin, yang akrab disapa Mus, menjelaskan bahwa Forki Kapuas Hulu hanya mengikuti nomor kumite atau pertandingan laga. Saat ini, para atlet masih menjalani pemusatan latihan di Pontianak untuk meningkatkan kondisi fisik sekaligus mematangkan strategi sebelum pertandingan.

Dengan persiapan tersebut, Forki Kapuas Hulu menetapkan target dua medali pada Porprov 2026. Cabang olahraga (cabor) karate dijadwalkan berlangsung pada 10–11 November mendatang.

“Kita target di Porprov 2026 itu dua medali. Mudah-mudahan ini tercapai. Untuk Cabor Karate akan bertanding pada tanggal 10-11 November 2026,” ucapnya.

Untuk meningkatkan motivasi atlet, Forki Kapuas Hulu memberikan uang saku sebesar Rp1 juta. Selain itu, organisasi tersebut juga menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali emas, perak, maupun perunggu.

“Apalagi jika mereka ini bisa meraih medali emas, kita sudah siapkan bonus untuk mereka,” ucapnya.

Mus turut menyampaikan apresiasi kepada Ketua Ayak Gacor Karate Klub, Yakobus Abun atau Untung, serta sejumlah pihak lain yang telah memberikan dukungan terhadap persiapan atlet Forki Kapuas Hulu. Bantuan tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan pembinaan dan partisipasi atlet di tengah keterbatasan pendanaan organisasi.

Sementara itu, Ketua Harian Forki Kapuas Hulu, Erdamsyah, memastikan para atlet telah menjalani proses latihan intensif. Menurutnya, persiapan yang dilakukan selama ini menjadi modal penting untuk menghadapi persaingan dalam kejuaraan tersebut.

“Saat ini mereka masih mengasah kemampuan di Pontianak,” tuturnya.

Erdamsyah mengakui jumlah atlet yang diturunkan dalam Porprov kali ini tidak banyak. Namun, ia tetap optimistis target perolehan dua medali dapat diwujudkan melalui persiapan dan kemampuan atlet yang telah dibina.

“Kita mohon dukungan masyarakat Kapuas Hulu agar atlet Karate kita bisa meraih medali,” ucapnya.

Dukungan terhadap perjuangan atlet juga disampaikan Yakobus Abun atau Untung selaku Ketua Ayak Gacor Karate Klub. Ia berharap para atlet mampu menunjukkan penampilan terbaik sekaligus menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan.

“Saya ingatkan untuk atlet dalam bertanding dapat menjungjung tinggi sportivitas,” ucapnya.

Untung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan olahraga karate di Kapuas Hulu sesuai kemampuan yang dimiliki.

“Yang jelas tetap suport olahraga Karata ini sampai kapan pun,” pungkasnya.

Dengan dukungan pembinaan, bantuan pihak swasta, dan persiapan yang terus dimatangkan, atlet karate Kapuas Hulu diharapkan mampu memberikan hasil terbaik pada Porprov Kalbar 2026. Target dua medali sekaligus menjadi dorongan bagi Forki untuk terus mengembangkan prestasi karate daerah meskipun menghadapi keterbatasan dukungan pendanaan. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *