355 Jemaah Haji Paser Ikuti Vaksinasi Jelang Keberangkatan

Vaksinasi menjadi tahap krusial dalam memastikan kesiapan kesehatan ratusan jemaah haji asal Paser sebelum keberangkatan April 2026.

PASER – Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Paser bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser mulai mematangkan persiapan pemberangkatan jemaah haji 2026 dengan menggelar vaksinasi bagi calon jemaah yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 3 Balikpapan (BPN). Sebanyak 355 jemaah mengikuti vaksinasi Hemophilus dan Polio yang dilaksanakan pada 1–2 April 2026.

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Paser, Abdurrahman, mengatakan vaksinasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan.

“Kegiatan di tanggal 1 dan 2 April ini terkait vaksin jamaah yang sudah masuk di kloter 3 sebanyak 355 jamaah”, paparnya saat ditemui, Rabu (01/04/2026).

Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Paser, Abdurrahman

Ia menjelaskan, jadwal awal pemberangkatan untuk kloter 3 BPN direncanakan pada 29 April 2026 pukul 14.33 Wita. Namun, waktu keberangkatan tersebut masih berpotensi berubah karena menunggu hasil rapat koordinasi lintas instansi yang dijadwalkan berlangsung pada 14 April 2026.

“Berdasarkan jadwal awal, pemberangkatan di Kloter 3 akan dilakukan pada tanggal 29 April pukul 14.33. Namun, kemungkinan jemaah akan masuk sekitar pukul 06.00, sambil menunggu hasil rapat tanggal 14 April. Rapat ini akan melibatkan berbagai pihak seperti asisten daerah, Kementerian Haji dan Umrah, perhubungan, kepolisian, dan Dinas Kesehatan”, imbuhnya.

Secara keseluruhan, jemaah haji asal Paser akan terbagi dalam tiga kloter, yakni kloter 3 BPN (gelombang pertama) sebanyak 355 orang, kloter 14 sebanyak 34 orang, dan kloter 16 sebanyak 157 orang.

Dari total awal 604 calon jemaah haji, jumlah tersebut berkurang menjadi 547 jemaah yang melakukan pelunasan. Penurunan ini dipengaruhi sejumlah faktor, di antaranya kondisi kesehatan dan kendala finansial.

Di tengah dinamika isu internasional, pihak Kementerian Haji dan Umrah memastikan pelaksanaan ibadah haji 2026 tetap berjalan sesuai rencana. Pemerintah pusat juga telah melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi di Arab Saudi.

“Wakil Menteri telah berada di Arab Saudi untuk meninjau situasi di sana. Persiapan di dalam negeri sudah mencapai 100%, begitu pula di luar negeri, jadi tinggal proses pemberangkatan nya saja”, tambah Abdurrahman.

Secara nasional, jadwal pemberangkatan jemaah haji Indonesia direncanakan mulai 22 April 2026, sementara untuk embarkasi Balikpapan diperkirakan berlangsung pada 25–26 April 2026. Persiapan di tingkat daerah terus dimaksimalkan guna memastikan kelancaran dan keselamatan seluruh jemaah asal Paser. []

Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com