Patroli Dini Hari Gagalkan Dugaan Tawuran Remaja

BANJARMASIN — Patroli dini hari yang digelar aparat Polsek Banjarmasin Selatan pada Minggu (15/02/2026) berujung pada pengamanan belasan remaja yang diduga hendak terlibat aksi kekerasan jalanan di kawasan Rantauan Timur I, Kelurahan Pekauman.

Sebanyak 16 anak berhasil diamankan petugas. Tiga di antaranya kedapatan membawa senjata tajam, sementara beberapa lainnya diduga sempat membuang benda berbahaya ke selokan ketika mengetahui kedatangan polisi.

Kanit Reskrim Joko Sulistiyo Sriyono menjelaskan, penindakan berawal dari informasi masyarakat mengenai rencana bentrokan antarkelompok di sekitar Gang Gembira. “Saat patroli rutin berlangsung, kami menerima laporan adanya kelompok remaja yang dicurigai akan melakukan tawuran. Tim segera menuju lokasi dan mengamankan mereka sebelum terjadi benturan,” ujarnya kepada wartawan.

Dari lokasi kejadian, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa keris, parang, samurai, berbagai jenis celurit, hingga balok kayu. Sebagian remaja disebut berstatus pelajar dari tingkat sekolah dasar hingga menengah atas, sementara lainnya tidak lagi bersekolah. Petugas juga memastikan tidak ditemukan indikasi konsumsi minuman keras dalam pemeriksaan awal.

Menurutnya, langkah cepat tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan gangguan keamanan yang belakangan meningkat, terutama menjelang Ramadan. “Fokus kami adalah mencegah kekerasan sejak dini. Karena itu patroli akan terus ditingkatkan dan pembinaan terhadap anak-anak juga dilakukan,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, seluruh remaja diwajibkan melapor secara berkala selama satu bulan serta membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya. Kepolisian turut berkoordinasi dengan orang tua dan pihak sekolah guna memastikan proses pembinaan berjalan efektif.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan keluarga terhadap aktivitas anak di malam hari. “Peran orang tua sangat menentukan. Anak sebaiknya tidak berada di luar rumah hingga larut malam kecuali untuk kegiatan positif, dan waktu pulang perlu dibatasi,” tegasnya.

Upaya pencegahan ini diharapkan mampu menekan potensi tawuran remaja di wilayah Banjarmasin, sekaligus menjaga situasi tetap kondusif menjelang bulan suci. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com