KUTAI BARAT – Petarung Nak’Su Camp Mahulu, Dian Surya, sukses merebut sabuk perdana dalam ajang Kubar Combat Championship 2026 yang digelar pada Selasa malam, (17/02/2026). Kemenangan ini menjadi tonggak sejarah sekaligus pencapaian penting dalam perjalanan kariernya di dunia olahraga combat.
Dian Surya tampil penuh percaya diri saat menghadapi Goris Setiawan dalam laga perebutan sabuk yang berlangsung sengit. Sorak-sorai penonton yang memadati arena menambah atmosfer pertandingan semakin menegangkan. Hasil akhir memastikan Dian Surya keluar sebagai pemenang dan secara resmi menyandang gelar juara sabuk perdana Kubar Combat Championship 2026.
Usai laga, Dian tidak menyembunyikan rasa syukurnya. “Pertama saya ucapkan puji dan syukur. Malam ini saya sangat bersukacita karena mendapat kesempatan pertama untuk merebut sabuk perdana pada Kubar Combat Championship ini. Tidak banyak orang yang punya kesempatan seperti ini,” ujarnya.
Dian menjelaskan, kemenangan ini bukan hasil instan. Persiapan sudah dimulai sejak pertengahan tahun lalu, ketika dirinya menerima tantangan langsung (call out) dari Goris Setiawan sekitar Juli–Agustus 2025.
Tak lama berselang, promotor memastikan duel perebutan sabuk tersebut, dan Dian segera menjalani program latihan intensif. “Saya mulai persiapan umum sampai persiapan khusus. Kurang lebih enam bulan saya mempersiapkan diri untuk pertandingan malam ini,” jelasnya.
Proses persiapan yang matang ini menjadi kunci kemenangan, sekaligus membuktikan konsistensi Dian dalam menjaga performa dan mental bertanding.
Dian Surya turut menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang telah mendukung jalannya karier dan keberhasilannya dalam pertandingan. Ia mengucapkan terima kasih kepada Manajemen Nak’Su Camp, Gohen Merang Sapulete selaku Ketua Komisi II DPRD Mahulu, DPC NasDem Mahulu yang diwakili Bang Revi dan Bang Robi, DPC Hanura Mahulu, serta perusahaan-perusahaan pendukung seperti PT Putra Mahakam Energy dan PT King Putra Mahakam.
Selain prestasi pribadi, Dian berharap kompetisi seperti Kubar Combat Championship dapat menjadi contoh positif bagi kabupaten maupun kota lain. Menurutnya, olahraga combat adalah sarana tepat bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan potensi secara sportif.
“Semoga Kubar Championship ini bisa jadi acuan bagi daerah lain. Anak-anak muda yang punya permasalahan di luar sana bisa menyelesaikannya secara sportif di atas ring. Supaya prestasi bukan hanya di akademik, tapi juga di olahraga,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Dian juga menyoroti pembinaan atlet melalui Nak’Su Camp, wadah latihan yang ia kelola dan terbuka bagi berbagai cabang olahraga berbasis combat.
Camp ini menerima siapa saja yang memiliki niat positif untuk berkembang di dunia olahraga. “Nak’Su Camp terbuka untuk semua cabang bela diri. Siapa yang ingin bergabung, saya persilakan selama kegiatannya positif,” tegas Dian.
Kemenangan Dian Surya di Kubar Combat Championship 2026 diharapkan menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda di Kutai Barat dan sekitarnya. Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan kerja keras, latihan disiplin, dan sportivitas, generasi muda dapat berprestasi dan mengangkat nama daerah di kancah olahraga nasional maupun lokal. []
Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan