PASER – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Paser terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayahnya. Kepala Dinas PUPR Paser, Asnawi, menyebutkan bahwa total panjang jalan di kabupaten kini mencapai 1.183 kilometer.
“Perubahan kondisi panjang ruas jalan ini tentu mengurangi persentase kemantapan,” ujarnya saat rapat Raperda bersama DPRD Paser di ruang Bapekat, Rabu (18/02/2026).
Asnawi menjelaskan, sepanjang tahun 2025, persentase jalan mantap di Paser mencapai 47,36 persen, atau sekitar 569 km masuk kategori mantap. Sementara 52,64 persen atau 622 km jalan lainnya tergolong tidak mantap. Jalan yang rusak diklasifikasikan menjadi tiga kategori: rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan. “Kategori rusak sedang sekitar 53 km, sedangkan rusak ringan sekitar 14 km. Sisanya masih masuk kategori rusak berat,” tambahnya.
Untuk mengatasi kerusakan berat, Dinas PUPR Paser menginisiasi pengerjaan melalui produk multi years, yakni proyek yang dikerjakan lebih dari satu tahun dengan pembayaran anggaran selama tiga tahun. “Dengan waktu pengerjaan lebih dari satu tahun, artinya pekerjaan tersebut dapat langsung dirasakan oleh masyarakat. Jadi itu salah satu strategi kita untuk menyelesaikan permasalahan infrastruktur terutama untuk jalan,” jelas Asnawi.
Lebih lanjut, Asnawi menyebutkan, untuk menuntaskan seluruh 622 km jalan tidak mantap dibutuhkan anggaran sebesar 3,9 triliun rupiah. Namun, pihaknya realistis untuk mengusulkan anggaran awal sebesar 1,8 triliun guna mencapai kemantapan di atas 65 persen, sesuai standar nasional. Anggaran ini mencakup perbaikan 285 km jalan yang tersebar di seluruh 10 kecamatan dan 8 koridor utama.
“Artinya PR kami khususnya yang di PU tidak terlalu berat jika menyelesaikan dengan pola multi years. Tetapi jika hanya bertahap, untuk tahun ini saja jika dianggarkan, hanya menghasilkan 35 km saja. Jika bergerak begini terus maka selama 3 tahun kedepan hanya sekitar 90 km yang didapatkan,” pungkasnya.
Melalui skema proyek multi years ini, diharapkan kualitas jalan di Paser meningkat secara signifikan, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memastikan pengerjaan sesuai target melalui evaluasi berkala pemerintah. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan