Camat Krayan Turun Langsung ke Lokasi Pesawat Jatuh

NUNUKAN – Duka menyelimuti Krayan Raya setelah pesawat pengangkut BBM bersubsidi Pelita Air 7101 dilaporkan jatuh hanya lima menit usai lepas landas dari Bandara Yuvai Semaring, Kamis (19/02/2026) sekitar pukul 12.10 Wita. Pesawat yang selama ini menjadi tulang punggung distribusi BBM satu harga itu terjatuh setelah menurunkan muatan dan hendak kembali terbang.

Kabar kecelakaan pertama kali beredar dari warga yang melihat dan mendengar insiden tak lama setelah pesawat mengudara. Pemerintah Kecamatan Krayan pun langsung bergerak cepat begitu menerima laporan tersebut.

Camat Krayan, Rony Firdaus, mengatakan pihaknya tidak menunggu lama untuk turun ke lapangan bersama aparat TNI-Polri dan masyarakat. “Begitu ada laporan dari warga mengenai dugaan pesawat jatuh, kami langsung berkoordinasi dan menuju lokasi bersama unsur TNI-Polri serta masyarakat sekitar,” kata Rony, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Nunukan, Kamis (19/02/2026).

Sekitar pukul 13.00 Wita, tim gabungan berhasil menemukan titik jatuhnya pesawat. Saat ditemukan, badan pesawat dalam kondisi terbakar hebat.

“Kurang lebih pukul 13.00 Wita lokasi berhasil kami temukan. Saat itu pesawat sudah dalam keadaan terbakar, termasuk pilot yang berada di dalamnya,” ujarnya.

Proses evakuasi segera dilakukan. Pilot ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Pratama Krayan Barat untuk penanganan lebih lanjut.

“Korban langsung kami evakuasi ke Rumah Sakit Pratama Krayan Barat. Untuk proses berikutnya kami serahkan kepada pihak maskapai dan otoritas terkait,” jelas Rony.

Saat ini, jenazah pilot disemayamkan di RSU Pratama Krayan sambil menunggu penanganan lanjutan dari maskapai dan instansi berwenang. Pemerintah kecamatan memastikan koordinasi terus dilakukan agar penanganan berjalan sesuai prosedur.

Rony menyampaikan duka mendalam atas peristiwa tersebut. Ia menegaskan, kehadiran pesawat Pelita Air selama ini sangat vital dalam menjaga pasokan BBM di lima kecamatan wilayah Krayan Raya yang aksesnya terbatas.

“Atas nama masyarakat Krayan Raya, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya. Pesawat ini memiliki peran penting dalam memastikan ketersediaan BBM satu harga bagi warga di wilayah perbatasan,” ungkapnya.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan belum diumumkan secara resmi. Pemerintah Kecamatan Krayan menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak maskapai dan otoritas penerbangan untuk memastikan distribusi BBM tetap berjalan serta investigasi dilakukan secara menyeluruh. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com