Gambar Ilustrasi

Perbaiki Paralon, Lansia Disambar Buaya!

KUBU RAYA – Detik-detik mencekam dialami seorang lansia di Kabupaten Kubu Raya. Husin (68), warga Pal 13, Desa Sungai Kaka, Kecamatan Sungai Kakap, diterkam buaya saat memperbaiki paralon mesin air di sungai yang berada tepat di depan rumahnya. Peristiwa itu terjadi pada Senin (16/02/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.

Kapolsek Sungai Kakap Ipda Dollas Zimmi Syaputra Nainggolan melalui Kanit Reskrim Polsek Sungai Kakap Ipda Adrianus Ari membenarkan insiden tersebut.

“Peristiwa itu terjadi di Sungai Dusun Garuda pada Senin pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Korban diterkam saat berada di sungai,” ujar Ari, Sabtu (21/2/2026).

Menurut keterangan kepolisian, korban saat itu tengah memperbaiki paralon mesin air. Tanpa diduga, seekor buaya muncul dan langsung menyerang. Gigitan predator sungai itu membuat tangan kanan Husin mengalami luka serius.

“Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Dari informasi yang kami terima, luka di tangan kanannya harus mendapatkan belasan jahitan,” jelas Ari.

Setelah menjalani perawatan, Husin kini berada di rumah anaknya di Pal 9 untuk menjalani masa pemulihan. Kondisinya dilaporkan mulai membaik meski masih dalam pengawasan.

Empat hari setelah kejadian, tepatnya Jumat (20/2), seekor buaya yang diduga sebagai pelaku akhirnya berhasil ditangkap. Penangkapan dilakukan oleh petugas bersama warga setempat. “Buaya tersebut sudah diamankan oleh petugas dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Pontianak,” ungkap Ari.

Meski satu ekor buaya telah dilumpuhkan, aparat mengingatkan warga agar tetap waspada. Tidak menutup kemungkinan masih ada buaya lain yang berkeliaran di sekitar aliran sungai tersebut. “Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat beraktivitas di sungai karena diduga masih ada buaya lain di lokasi,” tegasnya.

Insiden ini kembali menjadi pengingat keras bagi warga yang tinggal di bantaran sungai di Kalimantan Barat. Aktivitas sehari-hari yang tampak biasa bisa berubah menjadi ancaman mematikan dalam hitungan detik. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com