BENGKAYANG – Komitmen keras ditegaskan Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab. Ia memastikan tidak akan ada ruang kompromi bagi anggota kepolisian yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba maupun praktik judi online di wilayah hukumnya.
Pernyataan itu disampaikan sebagai sinyal tegas bahwa pembenahan tidak hanya menyasar masyarakat, tetapi juga dilakukan ke dalam tubuh institusi sendiri. Menurutnya, integritas dan kepercayaan publik menjadi taruhan utama.
“Jika ditemukan personel yang terbukti memakai narkoba atau bermain judi online, proses penindakan akan dilakukan tanpa pengecualian. Tidak ada toleransi dalam hal ini,” tegas AKBP Syahirul Awab di Bengkayang, Sabtu (21/02/2026).
Ia menilai, pelanggaran hukum yang dilakukan aparat justru berpotensi meruntuhkan kredibilitas kepolisian. Karena itu, langkah pengawasan internal diperketat melalui kontrol langsung pimpinan satuan kerja serta pemeriksaan berkala terhadap anggota.
Kapolres menekankan bahwa polisi harus berada di garda depan dalam penegakan hukum, termasuk dalam pemberantasan narkotika dan kejahatan siber yang kini menjadi perhatian nasional.
“Penegakan disiplin ke dalam institusi harus sejalan dengan penegakan hukum kepada masyarakat. Anggota wajib menjadi contoh dalam kepatuhan terhadap aturan,” ujarnya.
Selain penindakan, ia mengedepankan pendekatan preventif melalui pembinaan rutin, penguatan etika profesi, serta sosialisasi bahaya narkoba dan judi daring kepada seluruh personel.
Menurutnya, pengawasan yang konsisten dan pembinaan berkelanjutan akan memperkuat soliditas internal serta menjaga marwah institusi.
“Kami ingin memastikan seluruh jajaran bekerja profesional dan bertanggung jawab. Kepercayaan masyarakat harus dijaga dengan tindakan nyata,” pungkasnya.
Dengan sikap tegas tersebut, Polres Bengkayang berharap mampu memperkuat kepercayaan publik serta menunjukkan komitmen nyata dalam memerangi narkoba dan praktik judi online, tanpa pandang bulu. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan