Pohon Bertumbangan, Listrik di Juata Permai Terputus

Hujan deras dan angin kencang menimbulkan kerusakan bangunan, genangan, pohon tumbang, gangguan listrik, serta penutupan akses jalan di sedikitnya enam RT di Juata Permai.

TARAKAN – Hujan deras disertai angin kencang merusak permukiman, memutus jaringan listrik, menumbangkan pohon, dan menimbulkan genangan di sedikitnya enam Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Juata Permai, Kota Tarakan, sejak Kamis (23/07/2026) sore. Rumah kontrakan di RT 02 menjadi titik dengan kerusakan terberat, sementara pendataan kerugian masih berlangsung.

Sebagaimana diberitakan Tribunkaltim, Jumat, (24/07/2026), dampak sementara cuaca ekstrem tersebar di RT 01, RT 02, RT 14, RT 17, RT 18, dan RT 20. Kerusakan meliputi rumah warga, warung, mes perusahaan, jaringan listrik, serta akses jalan yang tertutup pohon tumbang.

Lurah Juata Permai Wisnu mengatakan, terpaan angin menyebabkan atap sebuah rumah kontrakan di RT 02 terlepas hingga bangunan tersebut mengalami kerusakan serius.

“Lokasi yang terdampak paling parah ada di RT 02, sebuah rumah kontrakan mengalami kerusakan cukup serius,” ujar Wisnu saat dikonfirmasi, Jumat (24/07/2026).

Kelurahan bersama para ketua RT masih menginventarisasi kerusakan dan kerugian warga. Laporan sementara menunjukkan dampak paling berat berada di RT 02.

“Untuk yang paling parah terdampak ada di RT 2, rumah kontrakan yang kena,” ujarnya.

Setelah menerima laporan, Pemerintah Kelurahan Juata Permai berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tarakan, Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan Korps Relawan Bencana (Korlakar) untuk mempercepat penanganan di sejumlah lokasi.

“Kami sudah melakukan koordinasi melalui grup kebencanaan dengan pihak terkait seperti BPBD, PLN dan Korlakar. Semalam juga kami monitoring ke sejumlah titik yang terdampak paling berat menurut laporan yang sudah masuk, sambil menginventarisasi jumlah kejadian dan laporan dari RT,” jelas Wisnu.

Di RT 01, pohon tumbang dilaporkan terjadi di Jalan Pandan Wangi. Sebuah warung milik warga di Jalan Bengawan juga mengalami kerusakan ringan akibat cuaca ekstrem tersebut.

Dampak lebih luas terjadi di RT 02, terutama di Jalan Sei Bengawan dan kawasan Bengawan Baru. Sejumlah pohon tumbang menimpa kabel listrik PLN, merusak permukiman warga dengan kategori ringan hingga sedang, serta memicu genangan air.

“Kerusakan serupa juga dilaporkan terjadi di kawasan Perumahan PPI 2, disertai sejumlah pohon tumbang dan putusnya jaringan listrik PLN di beberapa titik lainnya,” urainya.

Genangan air dengan kategori ringan hingga sedang turut terjadi di RT 14 dan RT 17. Sementara itu, pohon tumbang menutup akses kendaraan di Jalan Seranai 3, RT 20.

Di RT 18, pohon tumbang terjadi di Jalan Sei Bengawan. Angin kencang juga merusak area mes Perseroan Terbatas (PT) PRI serta beberapa warung milik warga dengan tingkat kerusakan ringan hingga sedang.

Wisnu mengatakan, laporan dari masyarakat masih terus masuk sehingga data dampak dan nilai kerugian belum dapat dipastikan. Pemerintah kelurahan akan memperbarui informasi setelah proses pendataan selesai.

“Demikian laporan sementara dan akan di-update jika ada laporan terbaru,” pungkasnya.

Pendataan menyeluruh dan penanganan lintas instansi diharapkan dapat mempercepat pemulihan jaringan listrik, membuka kembali akses jalan, serta membantu warga memperbaiki bangunan yang terdampak cuaca ekstrem. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com