Tragedi Tol Jomo, Hiace Tabrak Truk hingga 4 Penumpang Tewas

Empat penumpang Toyota Hiace tewas dan tujuh lainnya luka ringan setelah kendaraan tersebut diduga oleng akibat pengemudi mengantuk lalu menabrak truk bermuatan gipsum di Tol Jombang-Mojokerto.

JAWA TMUR – Empat penumpang Toyota Hiace tewas setelah kendaraan yang mereka tumpangi diduga oleng akibat pengemudi mengantuk dan menabrak truk bermuatan gipsum di Tol Jombang-Mojokerto (Jomo). Kecelakaan yang terjadi Jumat (11/9/2026) malam itu juga menyebabkan tujuh penumpang lainnya mengalami luka ringan.

Kecelakaan berlangsung di KM 687+200 jalur B Tol Jomo sekitar pukul 23.30 WIB. Toyota Hiace bernomor polisi H-7497-OQ melaju dari arah Surabaya menuju Surakarta sebelum kendaraan tersebut oleng dan menghantam bagian belakang truk yang berada di depannya.

Kepala Unit Patroli Jalan Raya (Kanit PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) Sudirman mengatakan kecelakaan diduga dipicu pengemudi yang mengantuk.

“Semula kendaraan Toyota Hiace Nopol H-7497-OQ berjalan dari Surabaya menuju Surakarta,” kata Sudirman, Sabtu (12/9).

Setelah menabrak truk, Toyota Hiace berhenti di lajur cepat dengan posisi menghadap ke barat dan mengalami kerusakan parah. Sementara truk bermuatan gipsum berada di lajur lambat dengan arah perjalanan yang sama. Saat kejadian, kondisi arus lalu lintas disebut lancar dan cuaca cerah.

“Diduga pengemudi mengantuk sehingga oleng ke kiri menabrak bak kendaraan Truck bermuatan gipsum Nopol R-8187-OT yang berada di depannya,” ucapnya, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Sabtu, (12/09/2026).

Pengemudi Hiace, Eko Budianto Setiawan, 38, mengalami luka ringan. Namun, empat penumpangnya meninggal dunia, yakni Kukuh Bimbing, 22, warga Karanganyar, Jawa Tengah; Dwi Raharjanto, 49, warga Klaten, Jawa Tengah; Tendi Anggoro, 28, warga Wonogiri, Jawa Tengah; serta Prawoto, 55, warga Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah.

Tujuh penumpang lainnya mengalami luka ringan, yakni Yudha, 26, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur; Lidia Yustika, 28, warga Surabaya; Edi Mursito, 55, warga Sukoharjo; Ismaya Salindri, 35, warga Surakarta; Ghofur Y Saputra, 37, warga Malang; serta Sunarto, 46, warga Palu, Sulawesi Tengah. Dalam draf sumber disebutkan tujuh penumpang luka, tetapi daftar yang tercantum hanya enam nama.

Sementara itu, pengemudi dan penumpang truk bermuatan gipsum, Muhar, 55, dan Arif Purwanto, 16, warga Purbalingga, selamat tanpa mengalami luka.

Polisi memastikan tidak terdapat korban luka berat dalam kecelakaan tersebut. Kerugian kendaraan diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta, sedangkan kerusakan fasilitas tol masih dalam proses penghitungan.

Kanit PJR Ditlantas Polda Jatim mengingatkan pengendara, terutama yang melakukan perjalanan jarak jauh, agar memastikan kondisi fisik tetap prima. Pengemudi juga diminta segera beristirahat ketika mulai merasa lelah atau mengantuk karena kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan tol.

“Kanits PJR Ditlantas Polda Jatim mengimbau pengendara untuk selalu menjaga kondisi fisik sebelum melakukan perjalanan, terutama saat berkendara jarak jauh, serta beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk guna mencegah kecelakaan di jalan tol,” tutupnya. []

Redaksi08

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com