Sebanyak 36 anggota Paskibraka HSU didorong menjadi teladan generasi muda sekaligus pelopor penyebaran informasi mengenai bahaya narkoba di tengah masyarakat.
HULU SUNGAI UTARA – Sebanyak 36 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) 2026 didorong menjadi pelopor antinarkoba di tengah masyarakat, khususnya kalangan generasi muda. Mereka diminta tidak hanya menjauhi narkoba, tetapi juga aktif menyebarkan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan zat terlarang.
Pesan tersebut disampaikan Bupati HSU Sahrujani saat memberikan pembekalan kepada anggota Paskibraka HSU di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) HSU, Rabu (05/08/2026).
Menurut Sahrujani, anggota Paskibraka merupakan pemuda pilihan yang diharapkan mampu memberikan contoh positif di lingkungan sekolah dan masyarakat. Karena itu, mereka harus menjaga diri dari penyalahgunaan narkoba sekaligus berperan menyampaikan dampak buruknya kepada masyarakat.
Selain menekankan bahaya narkoba, Sahrujani mengingatkan para peserta agar memanfaatkan setiap kesempatan yang diperoleh untuk mengembangkan kemampuan dan meraih cita-cita. Ia menilai setiap orang memiliki peluang yang sama untuk berhasil apabila disertai kesungguhan, niat baik, dan kerja keras.
“Perjalanan saya hingga dipercaya memimpin HSU ini tidaklah instan. Semuanya saya raih dengan kesungguhan, niat yang baik, dan keikhlasan,” ujar Bupati di hadapan para peserta.
Dalam pembekalan tersebut, Sahrujani turut menceritakan perjalanan hidupnya merintis karier dari bawah tanpa pendampingan orang tua. Berbagai tantangan disebut dapat dilaluinya berkat ketangguhan mental, kemauan keras, dan tekad yang kuat.
Pengalaman itu mengantarkannya memimpin perusahaan di bidang pertambangan, terjun ke dunia politik sebagai Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) HSU, hingga dipercaya memimpin HSU.
Pembekalan tersebut, sebagaimana diwartakan Media Center HSU, Kamis, (06/08/2026), diikuti 36 pelajar pilihan dari jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di HSU yang telah melewati proses seleksi.
Para peserta dipersiapkan untuk bertugas pada upacara puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Sejak memasuki masa karantina pada 30 Juli 2026, anggota Paskibraka HSU menjalani latihan fisik, pembentukan disiplin, serta pembekalan materi dari sejumlah narasumber. Saat kegiatan berlangsung, proses karantina telah memasuki hari kelima.
Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) HSU, yakni Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) HSU, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) HSU, Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 1001/Amuntai-Balangan, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Amuntai, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) HSU.
Melalui pembekalan itu, anggota Paskibraka HSU diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas pengibaran bendera dengan baik, tetapi juga tumbuh sebagai generasi muda yang disiplin, berintegritas, bebas narkoba, dan memberikan pengaruh positif bagi masyarakat. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan