Relawan gabungan membutuhkan sekitar 30 menit untuk mengendalikan kebakaran di Desa Mantimin sehingga kobaran api yang menghanguskan sebuah pondok kosong tidak merusak lebih parah rumah warga di sebelahnya.
BANJAR – Respons cepat relawan gabungan pemadam kebakaran berhasil mencegah kobaran api yang menghanguskan sebuah pondok kosong di Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Kabupaten Balangan, meluas ke permukiman warga, Jumat (07/08/2026). Meski pondok tersebut ludes, sebuah rumah yang berada tepat di sebelah lokasi hanya mengalami kerusakan sekitar 20 persen.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA). Ketersediaan sumber air serta kondisi akses jalan beraspal yang baik membantu relawan gabungan memadamkan api dari sejumlah sisi sehingga kebakaran dapat dikendalikan dalam waktu sekitar 30 menit.
Rumah yang berada di sebelah pondok diketahui milik Lini Marlin. Bangunan tersebut berhasil diselamatkan dari kerusakan lebih parah, sementara pondok kosong yang menjadi titik awal kebakaran hangus seluruhnya hingga rata dengan tanah.
Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan Rahmi memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
“Api sudah dapat dikuasai sepenuhnya seratus persen. Untuk korban jiwa nihil, dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian,” paparnya, sebagaimana diwartakan Radarbanjarmasin, Jumat, (07/08/2026).
Hingga proses pemadaman selesai, penyebab munculnya api dari bangunan yang tidak berpenghuni tersebut belum diketahui. BPBD Balangan tidak berspekulasi mengenai pemicu kebakaran dan menyerahkan penyelidikan penyebab kejadian kepada pihak kepolisian.
Insiden tersebut menambah catatan kebakaran di wilayah Balangan sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan permukiman. Keberadaan bangunan kosong juga perlu mendapat perhatian warga sekitar karena kebakaran yang tidak segera diketahui berpotensi merembet ke bangunan lain, terutama jika berada di kawasan padat.
Kecepatan penanganan relawan, dukungan sumber air, dan kemudahan akses menuju lokasi dalam peristiwa ini menjadi faktor penting yang membatasi dampak kebakaran. Masyarakat diharapkan meningkatkan pengawasan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar api dapat ditangani sebelum meluas. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan