Anggota Dewan Kota Dunedin Jo Galer menjadi sorotan setelah mengikuti rapat daring dengan latar menyerupai kamar mandi hingga Wali Kota Sophie Barker mengingatkannya untuk mengubah posisi kamera.
DUNEDIN – Etika mengikuti rapat daring menjadi sorotan setelah Anggota Dewan Kota Dunedin, Selandia Baru, Jo Galer menghadiri sidang dewan dengan latar yang menyerupai kamar mandi. Wali Kota Dunedin Sophie Barker bahkan mengingatkan Galer setelah pakaian dan cucian terlihat jelas di belakangnya selama rapat berlangsung pada Senin.
Rapat daring tersebut digelar untuk membahas sejumlah perkara yang sedang ditangani Dewan Kota Dunedin. Dalam tayangan rapat, Galer terlihat duduk di depan pintu kaca dengan sejumlah pakaian dan cucian tampak pada latar belakang kameranya.
Barker kemudian mengingatkan Galer bahwa pakaian dalam dan pakaian lainnya terlihat oleh peserta rapat. Ia juga menyarankan Galer mengubah posisi kamera agar latar tersebut tidak lagi tampak.
Meski mendapat teguran, Galer tetap melanjutkan penyampaiannya mengenai pengeluaran dewan yang dinilai tidak perlu. Perhatian peserta dan penonton kemudian kembali tertuju pada latar kamera ketika bayangan seseorang terlihat bergerak di balik pintu kaca buram di belakang Galer.
Identitas orang yang terlihat melalui bayangan tersebut maupun ruangan di balik pintu kaca itu tidak diketahui. Kejadian tersebut kemudian menjadi perbincangan di antara penonton yang menyaksikan siaran langsung rapat melalui YouTube.
Salah satu pengguna bahkan menyebut momen tersebut sebagai “pertunjukan komedi yang dibiayai oleh pembayar pajak”, sebagaimana diberitakan Cnn Indonesia, Kamis, (13/08/2026).
Insiden tersebut menyoroti pentingnya kesiapan tempat dan latar kamera dalam rapat daring, terutama bagi pejabat publik yang mengikuti agenda resmi yang disiarkan secara terbuka. Meskipun pembahasan sidang tetap berjalan, latar yang tidak sesuai justru mengalihkan perhatian publik dari substansi rapat. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan