Petugas di Buriram menghentikan dan memeriksa mobil yang ditumpangi PM Thailand Anutin Charnvirakul tanpa mengetahui identitas penumpang di dalamnya.
BANGKOK – Pemeriksaan rutin di sebuah pos pemeriksaan di Buriram, Thailand, mendadak menjadi perhatian publik setelah petugas menghentikan mobil yang ternyata ditumpangi Perdana Menteri (PM) Thailand Anutin Charnvirakul. Polisi disebut tidak mengetahui identitas orang yang berada di dalam kendaraan tersebut ketika pemeriksaan berlangsung pada Minggu (15/8).
Peristiwa itu berlangsung ketika Anutin melakukan perjalanan ke Buriram tanpa iring-iringan resmi, pasukan pengawal, maupun agenda kunjungan yang telah dijadwalkan. Petugas menghentikan kendaraan untuk memeriksa kemungkinan adanya barang ilegal, termasuk senjata api dan narkoba.
Dalam video yang beredar di media sosial, petugas terlihat memeriksa bagian belakang kendaraan sebelum mendatangi sisi mobil dan memberi hormat kepada orang yang berada di dalamnya. Anutin kemudian berbincang dengan petugas mengenai hasil pemeriksaan kendaraan lain di lokasi tersebut, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Selasa, (18/08/2026).
“Apakah kalian menemukan sesuatu?” tanya dia. “Tidak, Pak!” jawab petugas.
Anutin kemudian menanyakan barang apa yang paling sering ditemukan dalam pemeriksaan di pos tersebut.
“Hanya narkoba, Pak,” jawab petugas lagi.
Menurut laporan media lokal Thailand, petugas tidak mengetahui bahwa kendaraan yang dihentikan membawa Anutin. Mereka juga disebut tidak mendapat informasi mengenai rencana perjalanan PM Thailand tersebut melewati pos pemeriksaan di Buriram.
Video pemeriksaan itu kemudian menyebar luas di media sosial dan memunculkan anggapan bahwa kejadian tersebut telah direkayasa. Namun, Anutin membantah tudingan tersebut dan menyatakan petugas hanya menjalankan prosedur pemeriksaan rutin.
Pos pemeriksaan di Buriram memang digunakan untuk meningkatkan pengawasan terhadap peredaran senjata api dan narkoba ilegal. Karena itu, pemeriksaan terhadap kendaraan Anutin berlangsung seperti pemeriksaan terhadap kendaraan lainnya.
Anutin juga mengaku tidak mempermasalahkan pemeriksaan maupun pemberitaan mengenai kejadian tersebut. Ia mengatakan perjalanan ke Buriram dilakukan untuk berlibur setelah sebelumnya sempat berkunjung ke provinsi itu.
Dalam perjalanan tersebut, Anutin hanya ditemani staf pribadinya. Tidak adanya rombongan resmi dan pengawalan khusus membuat petugas di pos pemeriksaan tidak mengetahui bahwa kendaraan yang mereka hentikan merupakan kendaraan yang ditumpangi PM Thailand.
Peristiwa tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pemeriksaan keamanan di pos Buriram tetap diberlakukan tanpa pengecualian, termasuk ketika kendaraan yang melintas ternyata membawa pejabat tertinggi pemerintahan Thailand. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan