Foo Jia Hong dihukum 23 hari penjara setelah melakukan 1.035 panggilan ke empat pusat polisi lingkungan di Singapura selama sembilan hari.
SINGAPURA – Seorang pria di Singapura dijatuhi hukuman 23 hari penjara setelah melakukan 1.035 panggilan ke empat pusat polisi lingkungan atau Neighbourhood Police Centre (NPC) selama sembilan hari. Aksi tersebut dinilai menghalangi petugas kepolisian menjalankan tugasnya.
Pria bernama Foo Jia Hong, 37, melakukan panggilan berulang ke empat NPC antara 21 dan 29 April. Sebagian besar panggilan diarahkan ke NPC Yishun dengan total 425 kali.
Selain NPC Yishun, Foo tercatat menelepon NPC Bedok sebanyak 308 kali, NPC Geylang 278 kali, dan NPC Ang Mo Kio 24 kali. Jumlah tersebut membuat seluruh panggilannya mencapai 1.035 kali dalam periode tersebut.
Pengadilan kemudian menjatuhkan hukuman kepada Foo pada Rabu (26/08/2026) setelah dia mengaku bersalah atas satu dakwaan menghalangi petugas polisi secara sukarela dalam menjalankan tugas mereka melalui panggilan yang dilakukan ke NPC Yishun.
Tiga dakwaan lain dengan perbuatan serupa yang berkaitan dengan NPC Bedok, Geylang, dan Ang Mo Kio turut dipertimbangkan hakim dalam proses penjatuhan hukuman, sebagaimana diberitakan Kompas, Kamis (27/08/2026).
Kasus tersebut menunjukkan bagaimana penggunaan saluran komunikasi kepolisian secara berlebihan dapat mengganggu pelaksanaan tugas petugas. Panggilan yang dilakukan berulang kali ke pusat pelayanan kepolisian berpotensi menyita waktu dan perhatian yang seharusnya digunakan untuk menangani kebutuhan masyarakat lainnya.
Atas perbuatannya, Foo harus menjalani hukuman penjara selama 23 hari. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan