Honda Scoopy milik warga terbakar saat mesin dinyalakan setelah menjalani perbaikan di Sambaliung, Berau, dengan dugaan sementara sumber api berasal dari bagian mesin.
BERAU – Satu unit sepeda motor Honda Scoopy terbakar sesaat setelah dinyalakan usai menjalani perbaikan di Jalan Raja Alam I, Rukun Tetangga (RT) 001, Kelurahan Sambaliung, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Polisi menduga sementara api berasal dari bagian mesin kendaraan, tetapi penyebab pasti kebakaran masih didalami.
Peristiwa tersebut diketahui setelah personel Kepolisian Sektor (Polsek) Sambaliung menerima informasi mengenai kendaraan yang terbakar. Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan keterangan.
Berdasarkan informasi awal yang dihimpun kepolisian, sepeda motor berwarna merah milik Reni Endah Herowati tersebut sebelumnya mengalami kerusakan dan telah menjalani perbaikan.
Setelah proses perbaikan selesai, kendaraan hendak dinyalakan kembali. Ketika mesin dihidupkan, muncul percikan api yang diduga berasal dari bagian mesin. Api kemudian membesar hingga membakar sepeda motor.
Petugas Polsek Sambaliung memeriksa kondisi kendaraan pascakebakaran, mendata identitas pemilik dan kendaraan, serta meminta keterangan sejumlah pihak terkait.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasihumas) Kepolisian Resor (Polres) Berau Suradi mengatakan, kepolisian masih mendalami sumber pasti kebakaran tersebut.
“Dugaan sementara, sumber api berasal dari bagian mesin kendaraan saat sepeda motor dinyalakan setelah menjalani perbaikan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam pendalaman,” ujar Suradi, sebagaimana dilansir Humas Polres Berau, Kamis, (27/08/2026).
Polisi juga mendokumentasikan kondisi sepeda motor sebagai bagian dari pemeriksaan guna mengetahui penyebab kebakaran secara lebih pasti.
Polres Berau mengimbau masyarakat memastikan kondisi kendaraan benar-benar aman setelah menjalani perbaikan, terutama pada bagian mesin dan sistem kelistrikan, sebelum kembali digunakan. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko korsleting maupun kebakaran kendaraan. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan