ilustrasi

Lahan 1.500 Meter Persegi Terbakar di Depan SMKN 1 Kota Besi

Petugas memadamkan kebakaran lahan seluas sekitar 1.500 meter persegi di depan SMKN 1 Kota Besi hingga pukul 18.32 WIB, sementara penyebab munculnya api masih dalam penyelidikan.

KOTAWARINGIN TIMUR
– Lahan seluas sekitar 1.500 meter persegi terbakar di depan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Kota Besi, Jalan Tjilik Riwut Kilometer 15, Desa Kota Besi Hulu, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah (Kalteng), Jumat (28/08/2026). Petugas membutuhkan waktu hingga menjelang malam untuk mengendalikan kobaran api yang terus muncul di sejumlah titik.

Kebakaran tersebut diketahui setelah Pos Sektor Kota Besi menerima laporan dari Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Kota Besi sekitar pukul 13.25 Waktu Indonesia Barat (WIB). Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman sebelum api merambat lebih luas di kawasan sekitar.

Setibanya di lokasi, petugas menemukan api telah membakar lahan di sisi Jalan Tjilik Riwut. Armada Mobil Unit Pemadam Kebakaran (MUPK) 11 kemudian dikerahkan untuk menjangkau titik-titik api.

Kepala Pos (Kapos) Sektor Kota Besi Benny bersama dua personel melakukan pemadaman. Proses penanganan berlangsung hingga sore karena kobaran api masih muncul di sejumlah bagian lahan yang terbakar.

“Petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 18.32 WIB,” kata Benny dalam laporannya.

Informasi mengenai penanganan kebakaran tersebut, sebagaimana dilansir Supersemar News, Sabtu, (29/08/2026), menyebutkan tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.

Berdasarkan pendataan petugas, luas lahan yang terdampak diperkirakan mencapai sekitar 1.500 meter persegi atau kurang lebih berukuran 50 meter kali 30 meter.

Cuaca cerah dan kondisi lahan yang kering turut memengaruhi cepatnya rambatan api. Sementara itu, penyebab awal munculnya kebakaran belum diketahui dan masih memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

Setelah api berhasil dipadamkan dan kondisi lokasi dipastikan aman, petugas kembali ke pos. Tim kemudian mengisi ulang tangki air MUPK 11 menggunakan sumber air dari sungai di samping Kantor Kecamatan Kota Besi untuk memulihkan kesiapan armada.

Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama ketika kondisi cuaca dan vegetasi sedang kering. Masyarakat juga diminta segera melaporkan keberadaan titik api agar penanganan dapat dilakukan sejak dini dan kebakaran tidak berkembang semakin luas. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com