RSUD Ulin Banjarmasin menyiagakan 13 dokter bedah, tenaga kesehatan, IGD, kamar jenazah, dan tim forensik untuk mengantisipasi kedatangan korban Kapal Virgo Transport 8.
BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin memperkuat kesiapan layanan kesehatan untuk mengantisipasi kedatangan korban Kapal Virgo Transport 8 yang dievakuasi dari perairan Masalembo, Laut Jawa. Sebanyak 13 dokter bedah dan tenaga kesehatan disiagakan, disertai kesiapan Instalasi Gawat Darurat (IGD), kamar jenazah, serta tim forensik.
Kesiapan tersebut dilakukan karena puluhan korban yang telah dievakuasi kapal-kapal di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) dijadwalkan tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin. Kondisi itu membuat rumah sakit harus mengantisipasi kemungkinan masuknya pasien dalam jumlah besar dalam waktu berdekatan.
Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin Among Wibowo mengatakan pihaknya menyiapkan tenaga medis untuk memperkuat penanganan korban yang nantinya dirujuk ke sejumlah rumah sakit di Banjarmasin, sebagaimana diberitakan Antara, Minggu, (13/09/2026).
“Sebanyak 13 dokter bedah dan tenaga kesehatan kami siagakan untuk mengantisipasi kedatangan korban di Pelabuhan Trisakti,” kata Among.
Selain tenaga medis, RSUD Ulin juga menyiapkan IGD untuk menerima pasien yang membutuhkan penanganan segera. Rumah sakit turut menyiapkan kamar jenazah dan tim forensik sebagai langkah antisipasi apabila terdapat korban meninggal dunia yang dibawa ke fasilitas tersebut untuk identifikasi dan penanganan lebih lanjut.
“Kami juga menyiapkan IGD dan kamar jenazah, termasuk tim forensik, sehingga seluruh kondisi korban dapat ditangani sesuai kebutuhan medis dan prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Among menjelaskan sebanyak 69 korban yang berhasil dievakuasi kapal di sekitar lokasi kecelakaan sedang dalam perjalanan menuju Pelabuhan Trisakti. Karena itu, kesiapan fasilitas dan tenaga kesehatan diperlukan agar pelayanan dapat diberikan tanpa menimbulkan penumpukan pasien pada satu rumah sakit.
Penanganan korban selanjutnya dilakukan melalui distribusi ke sejumlah rumah sakit di Banjarmasin. Pola tersebut memungkinkan pasien ditangani berdasarkan tingkat kegawatdaruratan serta kapasitas masing-masing fasilitas kesehatan.
“Untuk korban yang dikirim ke RSUD Ulin, kami dalam posisi siap memberikan pelayanan maupun perawatan medis sesuai kondisi masing-masing korban,” katanya.
Kesiapan RSUD Ulin menjadi bagian dari dukungan layanan kesehatan dalam penanganan kecelakaan Kapal Virgo Transport 8. Koordinasi antarrumah sakit diharapkan dapat mempercepat proses triase, evakuasi, dan perawatan sehingga korban yang membutuhkan tindakan segera memperoleh pelayanan sesuai kondisi medisnya. []
Redaksi08
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan