Asap Karhutla Mengancam, Kalteng Siapkan 500 Ribu Masker

Pemprov Kalteng menyiapkan 500.000 masker serta fasilitas rumah oksigen untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat dari dampak asap karhutla.

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan 500.000 masker untuk memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat di tengah ancaman asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Masker tersebut akan diperuntukkan bagi masyarakat sesuai ketersediaan, dengan jenis yang disiapkan antara lain N95, KN95, dan KN94. Langkah itu menjadi bagian dari upaya Pemprov Kalteng mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan proses pengadaan ratusan ribu masker tersebut sedang dilakukan pemerintah daerah. “Masker akan dibagikan ke masyarakat sesuai ketersediaan. Sebagian N95, sebagian lagi KN95 dan KN94,” ucapnya.

Upaya perlindungan warga sebenarnya telah berjalan sebelum pengadaan 500.000 masker tersebut. Pemprov Kalteng sebelumnya membagikan masker dan vitamin kepada masyarakat dalam sejumlah kesempatan sebagai bagian dari penanggulangan dampak asap karhutla.

Pembagian masker kembali dilakukan pada Minggu (13/09/2026) ketika Gubernur Kalteng Agustiar Sabran memimpin pembagian ribuan masker dan vitamin di kawasan Bundaran Besar Palangka Raya.

Menurut Suyuti, pemberian masker dan vitamin tidak hanya ditujukan untuk mengurangi dampak paparan asap, tetapi juga mendorong masyarakat lebih sadar terhadap pentingnya menjaga kesehatan selama kondisi kualitas udara terdampak karhutla.

“Masyarakat perlu meningkatkan perlindungan diri, terutama kelompok yang memiliki penyakit penyerta. Penggunaan masker dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap,” katanya, sebagaimana diberitakan Antara, Senin, (14/09/2026).

Selain pembagian alat pelindung pernapasan, Pemprov Kalteng juga menyiapkan fasilitas rumah oksigen di sejumlah lokasi yang dapat diakses masyarakat. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari respons sektor kesehatan terhadap dampak asap yang berpotensi mengganggu kondisi pernapasan warga.

Gubernur Kalteng juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga kesehatan, terutama dengan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Imbauan tersebut ditujukan untuk menekan risiko kesehatan selama paparan asap masih terjadi.

“Kolaborasi dan kepedulian seluruh pihak diharap dapat semakin memperkuat upaya perlindungan masyarakat serta menjaga lingkungan di Kalimantan Tengah,” katanya. []

Redaksi 03

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com