PROBOLINGGO – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gunung Jawa Timur masih berlanjut setelah tim gabungan menemukan kepulan asap dan titik api baru di sejumlah lokasi. Di Gunung Bromo, asap masih terlihat di sekitar Gunung Kursi dan Jemplang, sedangkan titik api baru terpantau di jalur pendakian Gunung Semeru.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan kondisi tersebut berdasarkan pemantauan di kawasan Gunung Bromo, Kabupaten Probolinggo, dan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang. Upaya pemadaman dilakukan dengan menyesuaikan kondisi medan serta cuaca di lokasi.
Kebakaran di kawasan Bromo pertama kali diketahui pada Kamis (10/9) sekitar pukul 16.30 WIB di Savana Pengol. Api kemudian bergerak ke arah Gunung Kursi. Pada Sabtu (12/9), kebakaran kembali muncul di kawasan Pengol dan terdorong angin kencang hingga mencapai Pos Jemplang sekitar pukul 16.20 WIB.
Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan tim gabungan masih melakukan pemadaman serta pembasahan dari jalur darat hingga Minggu (13/9).
“Hingga Minggu (13/9), penanganan masih dilakukan oleh tim gabungan melalui pemadaman dan pembasahan dari jalur darat pada lokasi yang dapat dijangkau. Operasi water bombing belum dapat dilakukan karena kondisi angin yang kencang,” kata Berton dalam keterangannya, Senin (14/9), sebagaimana dilansir CNN Indonesia, Senin, (14/9).
Kondisi serupa ditemukan di kawasan Gunung Semeru. Berdasarkan hasil observasi udara pada Sabtu menggunakan Helikopter PK-DAP, kepulan asap masih terlihat di sejumlah bagian gunung. Pemantauan dari udara juga menemukan titik api baru di sekitar Pos 3 jalur pendakian.
Situasi tersebut membuat operasi penanganan harus terus dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas. Kondisi angin menjadi salah satu faktor yang memengaruhi strategi pemadaman, sementara titik-titik yang masih mengeluarkan asap perlu terus dipantau untuk memastikan tidak kembali menjadi sumber api. []
Redaksi1
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan