TARAKAN – Kebijakan efisiensi anggaran tidak menghentikan langkah Pemerintah Kota Tarakan dalam menjalankan Safari Ramadan 1447 H/2026 M. Agenda tahunan tersebut tetap digelar sebagai bentuk komitmen menjaga kedekatan dengan masyarakat selama bulan suci.
Masjid Babul Khair, Kelurahan Sebengkok, Kecamatan Tarakan Tengah, menjadi lokasi pertama pada hari ketiga Ramadan, Jumat (21/02/2026). Wali Kota Tarakan, Khairul, hadir bersama istri, didampingi Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Saud Is, beserta istri. Kegiatan itu juga diikuti unsur Forkopimda, kepala OPD, hingga jajaran Perumda Kota Tarakan.
Dalam kunjungan tersebut, pemerintah kota menyerahkan bantuan sebesar Rp10 juta guna mendukung pengembangan dan perbaikan fasilitas masjid.
Wali Kota Khairul menegaskan, penyesuaian anggaran tidak serta-merta menghentikan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
“Efisiensi bukan berarti menghentikan pelayanan sosial dan keagamaan. Safari Ramadan tetap kami jalankan karena ini bagian dari komunikasi dan silaturahmi dengan warga,” ujar Khairul, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kota Tarakan, Jumat (21/02/2026).
Ia menjelaskan, terdapat perubahan pola pelaksanaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Jika sebelumnya kunjungan dilakukan di beberapa masjid dalam satu kecamatan, kini hanya satu lokasi yang dipilih di setiap kecamatan.
“Kami menyederhanakan format kegiatannya. Intinya tetap sama, yakni mempererat kebersamaan, hanya teknisnya yang disesuaikan,” katanya.
Rangkaian Safari Ramadan berlanjut pada hari keempat Ramadan di Masjid At-Taubah, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Tarakan Barat, Sabtu (22/02/2026). Agenda berikutnya dijadwalkan pada 10 Ramadan di Kecamatan Tarakan Utara dan 21 Ramadan di Kecamatan Tarakan Timur.
Selain itu, pada 16 Ramadan yang bertepatan dengan malam Nuzulul Qur’an, Wali Kota dan Wakil Wali Kota direncanakan melaksanakan salat Isya dan Tarawih di Masjid Baitul Izzah Islamic Center Tarakan.
Dengan konsep yang lebih ringkas, pemerintah berharap Safari Ramadan tetap menjadi ruang penguatan nilai spiritual sekaligus mempererat hubungan antara pemimpin daerah dan masyarakat. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan