Gambar Ilustrasi

Badai Mematikan Guncang Prancis & Spanyol

PARIS – Prancis dan Spanyol tengah diguncang badai hebat yang menelan korban jiwa. Sedikitnya tiga orang dilaporkan tewas akibat serangan angin kencang dan hujan deras yang dibawa badai bernama Nils, yang memporak-porandakan wilayah selatan Prancis dan utara Spanyol. Pepohonan tumbang, jalanan banjir, dan ribuan rumah terpaksa hidup tanpa listrik.

Menurut laporan AFP, Jumat (13/20/2026), badai ini memaksa pembatalan penerbangan, kereta, dan kapal feri sepanjang Kamis (12/02/2026). Di Prancis bagian selatan, angin merobohkan pohon besar hingga menimpa kendaraan. Sementara di Spanyol, sebagian infrastruktur industri ikut hancur akibat atap gudang ambruk.

Di Spanyol, seorang wanita dilaporkan tewas setelah tertimpa atap gudang yang roboh. Sedangkan di Prancis, dua korban tewas tercatat: seorang warga jatuh dari tangga di kebunnya, dan seorang sopir truk tewas setelah pohon tumbang menembus kaca depannya. Puluhan orang lainnya mengalami luka-luka di berbagai wilayah.

Portugal juga tidak luput dari bencana. Sebuah jembatan di negara itu ambruk sebagian karena derasnya banjir, menambah panjang daftar kerusakan akibat badai. “Ini salah satu badai terkuat yang pernah kami catat,” ujar Herve Champenois, Direktur distributor listrik Prancis, Enedis. Menurutnya, sekitar 900.000 pelanggan sempat kehilangan aliran listrik, dan pihaknya menurunkan 3.000 teknisi untuk memperbaiki kerusakan.

“Sejauh ini, 50 persen pelanggan sudah mendapatkan listrik kembali. Tapi banjir memperlambat perbaikan karena beberapa jalan masih terendam,” tambah Champenois.

Warga di kota Perpignan, Prancis, merasakan langsung kedahsyatan badai. “Saya hampir tertimpa pohon saat parkir mobil. Dua detik lagi saja, saya tidak tahu apa yang terjadi,” ungkap Ingrid, pemilik toko bunga lokal, dengan nada tegang.

Meski badai Nils bergerak ke timur pada Kamis (12/02/2026), prakirawan cuaca mengingatkan sebagian wilayah masih berisiko banjir dan pohon tumbang. Pihak berwenang di Prancis, Spanyol, dan Portugal terus mengimbau masyarakat agar tetap waspada. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com