Banjarmasin Lepas Angkatan Keempat ke Negeri Sakura

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali melepas belasan tenaga muda ke Jepang. Sebanyak 15 peserta resmi diberangkatkan untuk bekerja di sektor pelayanan kesehatan melalui kerja sama dengan Kaikoukai Healthcare Corporation, Kamis (19/02/2026).

Berbeda dari program penempatan kerja pada umumnya, keberangkatan ini diklaim membawa dua misi sekaligus: profesional dan kultural. Para peserta tidak hanya akan bertugas merawat lansia di sejumlah fasilitas kesehatan di Jepang, tetapi juga diharapkan menjadi wajah Banjar di luar negeri.

Wakil Wali Kota Banjarmasin, Ananda, menilai program ini sebagai investasi jangka panjang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia daerah. Ia menegaskan bahwa Banjarmasin tetap menjadi pusat pelatihan, meski peserta berasal dari sejumlah daerah di Kalimantan Selatan seperti Banjarbaru dan Martapura.

Menurutnya, konsistensi program hingga angkatan keempat menunjukkan bahwa daerah mampu menyiapkan tenaga kerja dengan standar internasional. Ia juga mengingatkan para peserta agar menjaga etika dan identitas budaya selama bekerja di luar negeri.

“Keberangkatan ini bukan sekadar soal bekerja. Mereka membawa nama daerah. Sikap dan profesionalisme akan menjadi cerminan Banjar di mata masyarakat Jepang,” ujarnya.

Koordinator pelaksana kerja sama, Machli Riyadi, menjelaskan bahwa proses seleksi berlangsung ketat dan disertai pembekalan hampir satu tahun, termasuk pelatihan bahasa dan adaptasi budaya kerja. Hingga angkatan keempat, lebih dari 60 orang telah dikirim ke Jepang.

Ia menambahkan bahwa seluruh biaya pelatihan dan penempatan ditanggung pihak Jepang melalui skema Government to Business, sementara pemerintah daerah bertanggung jawab pada tahapan seleksi dan penjaminan mutu.

Para peserta akan menjalani kontrak kerja selama lima tahun. Evaluasi terhadap angkatan sebelumnya menunjukkan sebagian besar peserta merasa betah dan bahkan memilih memperpanjang masa kerja.

Salah satu peserta, Juwita, menyampaikan bahwa kesempatan ini menjadi pintu untuk mengembangkan karier sekaligus memperluas pengalaman internasional. Ia mengaku telah mempersiapkan diri secara intensif, terutama dalam penguasaan bahasa Jepang.

Baginya, keberangkatan ini bukan hanya tentang pekerjaan, melainkan langkah awal untuk membuktikan bahwa generasi muda Banua mampu bersaing di panggung global. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com