JAWA BARAT – Warga Bogor digegerkan dugaan Pertalite tercampur air yang menyebabkan 18 kendaraan mogok setelah mengisi bahan bakar di SPBU 34.16316, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
“Kami menerima 18 laporan kendaraan terdampak dari warga,” ujar Susanto August Satria, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Sabtu (14/02/2026).
Satria menambahkan, penanganan langsung telah dilakukan oleh pihak SPBU, mulai dari pengurasan tangki, penggantian BBM, hingga perbaikan kendaraan. “Semua kendaraan yang terdampak, 14 sepeda motor dan empat mobil, sudah ditangani, termasuk servis dan penggantian bahan bakar,” jelasnya.
Pihak SPBU pun mengaku bertanggung jawab penuh atas seluruh keluhan konsumen. “Kami pastikan setiap aduan warga mendapat solusi maksimal,” tambah Satria.
Untuk mencegah kejadian serupa, Pertamina menegaskan bahwa sementara penyaluran Pertalite di SPBU tersebut dihentikan. Satria menjelaskan, jenis BBM lain tetap disalurkan, namun Pertalite ditahan sampai penyebab masalah terungkap dan diperbaiki. “Kami terus memantau dan melakukan koordinasi agar masalah ini cepat selesai,” ungkapnya.
Sebelumnya, video yang diunggah akun Instagram @parungpanjang.viral memperlihatkan dugaan air di tangki motor di SPBU Parung Panjang. Dalam video, terdengar seorang pria menunjuk tangki sambil berseru, “Air, air, air!”
Video lain menampilkan beberapa pemotor mendorong kendaraannya di area SPBU. Seorang perekam bertanya, “Kenapa bang?” Pemotor menjawab, “Campur air,” sambil mendorong motornya.
Kapolsek Parung Panjang, Kompol M. Taufik, membenarkan video tersebut dan menyatakan pihak kepolisian sudah mengecek lokasi. “Iya, kami mendatangi SPBU malam tadi untuk memastikan kondisi,” katanya.
Taufik menambahkan, pengelola SPBU bersedia menghentikan sementara penjualan Pertalite hingga tidak ada lagi indikasi campuran air di tangki penyimpanan. “Langkah ini untuk keselamatan konsumen,” pungkasnya. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan