Bersihkan Kebun dengan Api, Lansia Meninggal di Mempawah

Seorang lansia tewas diduga akibat sesak napas dan luka bakar saat mencoba memadamkan api di kebun miliknya.

MEMPAWAH – Seorang lanjut usia ditemukan meninggal dunia di kebun miliknya di Desa Parit Banjar, Kecamatan Mempawah Timur, Kabupaten Mempawah, setelah diduga terjebak kebakaran lahan yang dipicunya sendiri saat membersihkan kebun.

Korban berinisial HS alias M (69) ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Kamis (26/03/2026) sekitar pukul 13.15 WIB di area kebun milik warga lain yang berdekatan dengan lahannya.

Kepala Desa (Kades) Parit Banjar Marlito membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan, korban sejak pagi hari melakukan pembersihan kebun dengan cara membakar sampah dedaunan.

“Korban kemungkinan panik melihat api menjalar dan berupaya memadamkannya sendiri. Diduga korban mengalami sesak napas akibat asap tebal hingga tak sadarkan diri di lokasi,” ujar Marlito, sebagaimana dilansir radarkalbar.com, Kamis (26/03/2026).

Menurutnya, kondisi cuaca kering menyebabkan api dengan cepat membesar dan merembet ke lahan sekitar, sehingga korban diduga kesulitan mengendalikan situasi.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Mempawah Timur Imran menjelaskan, jasad korban ditemukan dalam posisi tengkurap di lahan tetangga setelah sebelumnya dinyatakan belum pulang oleh keluarga.

“Keluarga mulai mencari korban pukul 12.00 WIB karena belum pulang. Motor korban ditemukan di pinggir jalan, sementara api sudah menjalar luas di area kebun,” jelas Imran.

Dari hasil pemeriksaan awal, ditemukan luka bakar di sejumlah bagian tubuh korban, mulai dari kaki, badan, tangan hingga wajah.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius terkait bahaya membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, terutama di tengah kondisi musim kering.

“Risikonya sangat tinggi karena sumber air di parit dan kolam sudah mulai mengering,” pungkasnya.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan guna mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi menimbulkan korban jiwa dan kerusakan lingkungan. []

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com