Bus Umrah Terbakar di Arab Saudi, 24 WNI Selamat

Pemerintah melalui Kemlu dan KJRI Jeddah memastikan keselamatan 24 jemaah umrah WNI serta mengupayakan kompensasi atas kerugian akibat kebakaran bus di Arab Saudi.

MADINAH
– Upaya perlindungan terhadap jemaah umrah asal Indonesia kembali diuji setelah insiden kebakaran bus di Arab Saudi, dengan pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah bergerak cepat memastikan keselamatan serta penanganan lanjutan bagi seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak.

Peristiwa tersebut melibatkan 24 WNI yang tengah melakukan perjalanan dari Mekkah menuju Madinah. Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perlindungan WNI Kemlu Heni Hamidah menegaskan bahwa seluruh jemaah berhasil diselamatkan tanpa korban jiwa maupun luka.

“Seluruh jemaah WNI dinyatakan selamat dan tidak ada korban jiwa atau luka. Mereka semua telah dievakuasi dengan bus pengganti. Saat ini, semua jemaah dalam keadaan sehat dan telah tiba di Madinah,” ujar Heni dalam rilis resmi, sebagaimana diberitakan CNN Indonesia, Jumat, (27/03/2026).

Ia menjelaskan, saat ini para jemaah diinformasikan dalam kondisi sehat dan telah menginap di Manazel Al-Saadiq Hotel, Madinah. Pemerintah juga memastikan pendampingan lanjutan melalui Tim Konsuler KJRI Jeddah yang dijadwalkan menuju Madinah untuk bertemu langsung dengan para jemaah.

Selain memastikan keselamatan, fokus penanganan juga diarahkan pada pemulihan kerugian jemaah. Staf Teknis Urusan Haji dan Umrah KJRI Jeddah Ilham Effendy menyatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.

“Tim juga sedang mengkomunikasikan kepada muassasah agar 24 jamaah dimaksud dapat diberikan kompensasi mengingat semua barang bawaannya (koper, dll) hangus terbakar,” kata Effendy dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (28/03/2026).

Ia menambahkan, bus yang mengalami kebakaran merupakan bagian dari perusahaan transportasi PT Dalel Maalem dan dikemudikan oleh warga negara Mesir. Adapun perjalanan jemaah difasilitasi oleh agen perjalanan Sakinah Tour and Travel dari Indonesia, serta mitra layanan di Arab Saudi, Muassasah Dalel Maalem for Umrah Services.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden terjadi sekitar 50 kilometer sebelum Kota Madinah, setelah bus melewati titik pemeriksaan terakhir. Kebakaran diduga dipicu pecahnya ban belakang yang kemudian diikuti munculnya asap dari bagian depan kendaraan.

Pengemudi sempat menghentikan bus dan mengevakuasi seluruh penumpang. Namun, api dengan cepat membesar dan melalap seluruh badan bus, termasuk barang bawaan jemaah yang tersimpan di dalam kendaraan.

Peristiwa ini juga sempat viral di media sosial melalui video yang beredar pada Kamis (26/03/2026), memperlihatkan bus terbakar hebat di tengah perjalanan.

Pemerintah melalui Kemlu dan KJRI Jeddah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penanganan kasus ini, termasuk memastikan hak-hak jemaah terpenuhi serta mencegah kejadian serupa di masa mendatang. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com