Datang Mengancam, Pelaku Tikam Korban hingga Tewas

Aksi penusukan di Banjarmasin Utara menewaskan satu orang dan melukai satu lainnya, sementara pelaku masih dalam pengejaran polisi.

BANJARMASIN
– Aparat Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banjarmasin memburu pelaku penusukan yang menewaskan seorang pria dan melukai satu orang lainnya dalam insiden berdarah di Gang Masjid I, Jalan Panglima Batur, Kelurahan Surgi Mufti, Kecamatan Banjarmasin Utara, Rabu (01/04/2026) malam.

Korban tewas diketahui bernama Abdillah (28), warga Antasan Kecil Timur (AKT), yang meninggal dunia akibat luka serius di bagian leher. Sementara itu, rekannya, Roni (31), mengalami luka tusuk di bahu kanan dan selamat setelah mendapat penanganan medis.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WITA ketika korban bersama sejumlah rekannya mendatangi lokasi yang disebut-sebut sebagai tempat memancing. Namun, situasi berubah menjadi tidak kondusif hingga berujung aksi penusukan.

Saksi mata, Misliani (49), mengungkapkan bahwa suasana awalnya normal sebelum terdengar keributan dari luar rumahnya.

“Lukanya sangat dalam, darah tidak berhenti meski sudah saya coba tutup pakai handuk,” ujarnya sebagaimana dilansir Jurnal Kalimantan, Rabu (01/04/2026).

Ia menambahkan, korban sempat tergeletak di lokasi sekitar 20 menit sebelum akhirnya dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Keterangan lain disampaikan Roni yang juga menjadi korban sekaligus saksi kunci dalam kejadian tersebut. Ia menyebut pelaku datang secara tiba-tiba dan langsung melontarkan ancaman sebelum menyerang.

“Pelaku datang mengancam, bilang mau ‘melubangi’, lalu langsung menyerang. Saya kena di bahu saat mencoba membantu,” kata Roni.

Duka mendalam dirasakan keluarga korban. Ayah korban, Rifani (75), mengaku tidak menyangka kepergian anaknya terjadi secara mendadak setelah berpamitan keluar rumah pada sore hari.

“Dia cuma mau cek tempat bersama teman-temannya, belum sempat memancing. Saya kaget sekali tiba-tiba dikabari anak saya ditusuk orang tidak dikenal,” ungkap Rifani.

Berdasarkan informasi awal, pelaku diduga sempat terlibat perselisihan di kawasan Sungai Jingah sebelum kejadian. Setelah melakukan penyerangan, pelaku langsung melarikan diri dari tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga kini, Polresta Banjarmasin masih melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap motif serta identitas pelaku. []

Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com