Detik-detik Mencekam! ATC Teriak Sebelum Pesawat Tabrak Truk Damkar

Rekaman ATC mengungkap teriakan peringatan sebelum pesawat Air Canada Express menabrak truk pemadam kebakaran di Bandara LaGuardia yang menewaskan dua pilot.

NEW YORK – Rekaman menara pengawas lalu lintas udara mengungkap detik-detik mencekam sebelum tabrakan antara pesawat Air Canada Express dan kendaraan pemadam kebakaran di Bandara LaGuardia, Amerika Serikat (AS), yang menewaskan dua pilot, Minggu (22/03/2026) dini hari waktu setempat.

Dalam rekaman air traffic control (ATC) tersebut, terdengar teriakan peringatan “berhenti” beberapa detik sebelum tabrakan terjadi, menandakan upaya terakhir untuk mencegah kecelakaan fatal di landasan pacu.

Insiden terjadi sekitar pukul 02.40 waktu setempat saat pesawat jenis CRJ-900 yang dioperasikan Jazz Aviation tengah menyelesaikan proses pendaratan setelah terbang dari Montreal, Kanada. Berdasarkan data awal, pesawat membawa 72 penumpang dan empat awak.

Kecelakaan terjadi ketika pesawat yang melaju sekitar 30 mph di ujung landasan menabrak truk pemadam kebakaran yang dikemudikan seorang petugas. Akibat tabrakan tersebut, seorang pilot dan kopilot dilaporkan meninggal dunia, sementara dua orang lainnya mengalami luka serius berupa patah tulang.

Rekaman ATC memperdengarkan momen kritis sebelum insiden, sebagaimana dilansir Detikcom, Rabu, (25/03/2026).

“Truk satu, berhenti, berhenti, berhenti!” terdengar dalam rekaman beberapa detik sebelum tabrakan terjadi.

Direktur Eksekutif Otoritas Pelabuhan, Kathryn Garcia, menjelaskan bahwa kendaraan pemadam kebakaran tersebut sebelumnya dipanggil untuk menangani pesawat lain yang melaporkan adanya masalah bau di area bandara.

Sementara itu, kesaksian penumpang menggambarkan situasi panik sesaat setelah pesawat mendarat. Rebecca Liquori, salah satu penumpang, mengaku merasakan guncangan hebat sebelum benturan terjadi.

“Saat kami turun, kami mengalami turbulensi hebat,” katanya. “Lalu kami mendarat dengan sangat kasar… Semua orang merasakannya. Rasanya seperti pesawat terguncang dan Anda mendengar pilot mencoba mengerem untuk mencegah tabrakan.”

Ia menambahkan, benturan keras terdengar hanya beberapa detik setelah upaya pengereman dilakukan.

“Saat Anda mendengar suara rem, beberapa detik kemudian terdengar suara ledakan yang sangat keras,” tambahnya. “Semua orang tersentak dari tempat duduk mereka.”

Liquori juga menggambarkan kepanikan saat evakuasi, di mana para penumpang saling membantu keluar dari pesawat melalui sayap.

“Saya hanya senang masih hidup,” katanya. “Saya tidak pernah membayangkan penerbangan satu jam yang telah saya lakukan berkali-kali… berakhir seperti ini.”

Insiden ini menyoroti pentingnya koordinasi dan keselamatan operasional di area bandara, terutama dalam situasi darurat yang melibatkan banyak pihak di landasan pacu. Investigasi lebih lanjut masih dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. []

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com