Dramatis! Pria Panjat Reklame di Tangerang Berhasil Diselamatkan

Negosiasi selama 90 menit berhasil menyelamatkan seorang pria yang diduga hendak bunuh diri di atas papan reklame di Jalan Daan Mogot, Tangerang.

BANTEN – Upaya penyelamatan seorang pria berinisial AB yang diduga hendak mengakhiri hidup di atas papan reklame di Jalan Daan Mogot, Kota Tangerang, Banten, berhasil dilakukan aparat gabungan setelah negosiasi intensif selama 90 menit, Senin (23/03/2026) malam.

Peristiwa yang sempat menghebohkan warga itu terjadi sekitar pukul 22.26 WIB, ketika AB naik ke puncak papan reklame melalui jembatan penyeberangan orang (JPO). Aksi tersebut memicu kepanikan pengguna jalan hingga akhirnya dilaporkan ke layanan darurat Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui nomor 110.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Kepolisian Sektor (Polsek) Batuceper bersama unsur Reserse Kriminal (Reskrim), Pembinaan Masyarakat (Binmas), Satuan Lalu Lintas (Satlantas), serta tim pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

Saat tiba di lokasi, petugas mendapati AB masih berada di posisi paling atas papan reklame. Demi keselamatan, sebagian arus lalu lintas di Jalan Daan Mogot arah Tangerang ditutup sementara guna mendukung proses penyelamatan.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari, menyampaikan bahwa proses evakuasi dilakukan dengan pendekatan persuasif, sebagaimana dilansir Detikcom, Selasa, (24/03/2026).

“Petugas melakukan negosiasi secara humanis selama kurang lebih 90 menit hingga akhirnya yang bersangkutan berhasil diamankan dengan selamat,” kata Jauhari.

Dari hasil komunikasi di lapangan, AB diduga mengalami tekanan psikologis berat yang dipicu persoalan keluarga.

“Dari hasil pendalaman awal, yang bersangkutan mengalami stres berat karena kondisi keluarga broken home serta kehilangan ayahnya yang telah meninggal dunia,” ujarnya.

Setelah berhasil dievakuasi, AB langsung dibawa menggunakan ambulans ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus pemeriksaan kondisi kejiwaan.

“Selanjutnya yang bersangkutan dibawa ke fasilitas kesehatan untuk dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, baik fisik maupun psikis,” tambahnya.

Kapolres mengimbau masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sosial di lingkungan sekitar, terutama terhadap individu yang mengalami tekanan mental.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih peka dan segera melapor melalui layanan 110 apabila menemukan situasi darurat atau ada warga yang membutuhkan bantuan,” imbuhnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kepedulian sosial serta akses terhadap dukungan kesehatan mental guna mencegah tindakan berisiko di tengah masyarakat. []

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com