Gagal Salip di Km 74, Satu Nyawa Melayang

MEMPAWAH – Jalur Pontianak–Singkawang kembali memakan korban jiwa. Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Desa Sungai Dungun Km 74, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Sabtu (14/02/2026) sekitar pukul 21.20 WIB.

Tabrakan melibatkan sepeda motor Honda Sonic dan mobil Toyota Cayla. Satu orang tewas di lokasi, sementara satu lainnya mengalami luka berat. Peristiwa nahas itu bermula ketika sepeda motor yang dikendarai Sandi, berboncengan dengan Rohiman (22), melaju dari arah Singkawang menuju Pontianak. Di tengah perjalanan, motor tersebut diduga mencoba menyalip kendaraan lain.

Kapolsek Sungai Kunyit, Iptu Lodrick Taliak Hungan, menjelaskan hasil sementara olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan adanya upaya mendahului kendaraan di depan.

“Dari keterangan saksi dan hasil pemeriksaan di lapangan, pengendara motor diduga hendak menyalip kendaraan lain. Namun motor kehilangan keseimbangan, oleng, lalu masuk ke jalur berlawanan,” ujar Lodrick saat dikonfirmasi, Minggu (15/02/2026).

Motor yang tak terkendali itu terpental ke sisi jalan sebelum akhirnya terseret ke lajur berlawanan. Dalam waktu hampir bersamaan, dari arah Pontianak menuju Singkawang datang Toyota Cayla warna oranye bernomor polisi KB 1632 FC yang dikemudikan Sonjani (36), warga Sungai Pinyuh.

“Situasinya berlangsung sangat cepat. Jarak antar kendaraan sudah terlalu dekat sehingga benturan tidak bisa dihindari,” kata Lodrick.

Akibat tabrakan keras tersebut, Rohiman dinyatakan meninggal dunia. Sementara Sandi mengalami luka serius dan sempat mendapatkan penanganan di RSUD dr. Rubini Mempawah sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Antonius Pontianak.

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi, mengamankan barang bukti, serta melakukan pengaturan arus lalu lintas untuk mencegah kemacetan.

Menurut polisi, dugaan sementara kecelakaan dipicu oleh kecepatan tinggi dan hilangnya kendali saat mencoba mendahului kendaraan lain.

“Kami mengingatkan pengendara agar tidak memaksakan diri menyalip jika kondisi tidak aman. Pastikan jarak pandang cukup dan kendaraan stabil. Keselamatan harus menjadi prioritas,” tegas Lodrick.

Penanganan kasus kini berada di bawah Satuan Lalu Lintas Polres Mempawah untuk penyelidikan lanjutan. Polisi masih mendalami sejumlah keterangan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Insiden ini kembali menjadi peringatan keras bagi pengguna jalan di jalur Pontianak–Singkawang yang dikenal padat dan rawan kecelakaan, terutama pada malam hari. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com