NUNUKAN – Hujan disertai angin yang mengguyur wilayah Nunukan Selatan pada Minggu (22/02/2026) dini hari mengakibatkan sebuah pohon akasia tumbang dan menutup akses jalan di kawasan Jalan Ujang Dewa Sedadap, Perumahan KPN RT 04.
Insiden yang terjadi sekitar waktu subuh itu sempat menghambat arus kendaraan warga yang hendak beraktivitas pagi. Batang pohon dengan panjang kurang lebih tujuh meter melintang di badan jalan, membuat pengendara terpaksa memperlambat laju bahkan memutar arah.
Laporan warga yang masuk ke pos pemadam kebakaran dan penyelamatan langsung ditindaklanjuti. Tim rescue bergerak cepat menuju lokasi dengan membawa perlengkapan evakuasi.
Komandan Regu rescue, Irson, menuturkan pihaknya segera mengerahkan personel begitu menerima informasi adanya pohon tumbang.
“Begitu laporan kami terima, anggota langsung berangkat ke lokasi dengan membawa dua mesin pemotong kayu serta perlengkapan pengamanan,” ujar Irson saat dikonfirmasi, sebagaimana dilansir laman resmi Pemerintah Kabupaten Nunukan, Minggu (22/02/2026).
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan pemotongan pada bagian batang dan dahan yang menutup jalan. Proses evakuasi dilakukan secara bertahap agar material kayu tidak membahayakan pengguna jalan.
Irson menjelaskan, kondisi pohon memang sudah tidak sepenuhnya sehat. Sejumlah ranting terlihat kering dan rapuh.
“Dari pengamatan di lapangan, sebagian cabang sudah mengering. Diduga sistem perakarannya juga melemah, sehingga saat hujan dan angin datang, pohon tersebut mudah roboh,” terangnya.
Evakuasi turut dibantu personel Damkar Sektor Selatan. Dalam waktu kurang lebih 30 menit, batang dan ranting berhasil disingkirkan dari badan jalan.
“Prosesnya relatif cepat dan situasi lalu lintas dapat kembali normal tanpa kendala berarti,” tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi warga untuk mewaspadai potensi pohon tumbang saat cuaca ekstrem, terutama di kawasan permukiman yang banyak ditumbuhi pohon berukuran besar. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan