Kebakaran di Banjarbaru, Bangunan Rata dengan Tanah

BANJARBARU – Kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah terjadi di Jalan Berkat Mufakat RT 14, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Jumat (20/02/2026) sekitar pukul 15.00 WITA. Peristiwa yang berlokasi di samping Pondok Pesantren Kamaratul Aulia Guru Darat itu sempat membuat warga sekitar panik dan berhamburan ke luar rumah.

Asap hitam pekat pertama kali terlihat membumbung tinggi dari bagian atap rumah. Dalam hitungan menit, api membesar dan melalap hampir seluruh bagian bangunan. Warga yang berada di sekitar lokasi berupaya menghubungi petugas pemadam kebakaran sembari membantu mengamankan lingkungan sekitar.

Ahmad, salah seorang relawan pemadam kebakaran yang berada di lokasi, menggambarkan kondisi saat api berkobar. “Saat kami tiba, api sudah membesar dan hampir menguasai seluruh bangunan. Kami fokus agar api tidak merembet ke rumah lain,” ujarnya di sela proses pemadaman.

Ia juga menegaskan bahwa posisi rumah yang cukup berjauhan dari permukiman lain sangat membantu proses pengendalian api. “Beruntung jarak antarbangunan tidak terlalu rapat, jadi api tidak sampai menjalar ke rumah warga lainnya,” katanya.

Petugas pemadam kebakaran bersama relawan mulai melakukan penyemprotan untuk menjinakkan api. Sekitar pukul 15.11 WITA, proses pembasahan dilakukan guna memastikan bara api tidak kembali menyala. Upaya tersebut dilanjutkan dengan pendinginan menyeluruh di seluruh bagian bangunan.

Komandan regu pemadam kebakaran di lokasi menyatakan situasi berhasil dikendalikan kurang dari satu jam. “Pada pukul 15.55 WITA, api sudah benar-benar padam dan kondisi dinyatakan aman. Kami pastikan tidak ada lagi titik api sebelum meninggalkan lokasi,” tuturnya.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, bangunan rumah dilaporkan mengalami kerusakan berat. Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Seorang warga setempat mengaku terkejut dengan cepatnya api membesar. “Tiba-tiba saja asap tebal muncul, tidak lama kemudian api sudah tinggi. Kami khawatir api merambat ke pesantren,” ucapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada instalasi listrik dan penggunaan peralatan rumah tangga yang berisiko memicu percikan api. Aparat mengimbau warga segera melapor apabila melihat tanda-tanda kebakaran agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com