Gambar Ilustrasi

Kebakaran Gedung Walet Tiga Lantai, Api Berasal dari Atas

Kebakaran bangunan sarang burung walet di Palangka Raya diduga dipicu korsleting listrik, dengan kerugian mencapai sekitar Rp250 juta tanpa korban jiwa.

PALANGKA RAYA – Risiko kebakaran pada bangunan kosong kembali menjadi perhatian setelah sebuah gedung sarang burung walet di Kelurahan Langkai hangus dilalap api, dengan kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Temanggung Kenyapi, Senin (30/03/2026) sore. Api pertama kali terlihat dari bagian atas bangunan sebelum dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh struktur.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran Kota Palangka Raya Alfrianto mengatakan, laporan kebakaran diterima dari warga yang melihat kobaran api dari lantai atas bangunan. “Laporan kami terima dari masyarakat yang melihat api berasal dari bagian atas bangunan,” ujarnya sebagaimana dilansir Kontenkalteng, Senin (30/03/2026).

Menurutnya, bangunan sarang walet tersebut memiliki tiga lantai dan didominasi material kayu, sehingga api dengan cepat merambat ke seluruh bagian. “Bangunan ini didominasi bahan kayu dan terdiri dari tiga lantai. Titik api diduga berasal dari lantai atas, sehingga api cepat membesar,” jelasnya.

Petugas pemadam kebakaran bersama relawan berjibaku memadamkan api selama kurang lebih 30 menit hingga akhirnya kobaran berhasil dikendalikan dan tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.

Dari hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Namun, penyebab pasti masih dalam penyelidikan lebih lanjut. “Untuk sementara dugaan kami akibat korsleting listrik, tetapi masih dalam pendalaman,” tambahnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp250 juta.

Pemilik bangunan, Hadi (45), mengaku tidak berada di lokasi saat kejadian dan baru mengetahui peristiwa tersebut setelah mendapat informasi dari warga.

“Bangunan itu memang sudah lama kosong dan tidak ditempati. Saya tahu dari warga yang menghubungi,” ungkapnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan instalasi listrik, khususnya pada bangunan yang tidak berpenghuni, guna mencegah potensi kebakaran yang dapat menimbulkan kerugian besar. []

Penulis: Redaksi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com