Sebanyak 8.000 liter air bersih disalurkan melalui dua titik kepada warga lima RT di Desa Peniti Dalam I untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.
MEMPAWAH – Warga di lima Rukun Tetangga (RT) Desa Peniti Dalam I, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, mendapat pasokan 8.000 liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah musim kemarau, Sabtu (12/09/2026).
Bantuan tersebut disalurkan Kepolisian Sektor (Polsek) Segedong bersama Pemerintah Desa (Pemdes) Peniti Dalam I melalui dua titik distribusi agar lebih mudah dijangkau masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran pertama dipusatkan di depan Kantor Desa Peniti Dalam I untuk warga RT 001, RT 005, RT 007, dan RT 008. Sementara itu, warga RT 006 memperoleh pasokan air melalui titik distribusi di kawasan Parit Kopoh.
Sebagaimana diberitakan Sumber Berita, Sabtu (12/09/2026), kegiatan dimulai sekitar pukul 07.30 Waktu Indonesia Barat (WIB) dengan melibatkan staf Pemdes Peniti Dalam I, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Peniti Dalam I Ahlun Naza, serta personel Polsek Segedong Muhammad Fauzi.
Pembagian air bersih dilakukan untuk mengurangi kesulitan warga memperoleh pasokan air selama musim kemarau. Total 8.000 liter air disalurkan langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari pelayanan sosial sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak kondisi cuaca kering.
Penempatan dua titik distribusi juga dilakukan agar penyaluran lebih terarah dan menjangkau kelompok warga yang membutuhkan. Polsek Segedong dan Pemdes Peniti Dalam I berharap langkah tersebut dapat meringankan beban masyarakat dalam memperoleh air bersih.
Kegiatan itu sekaligus memperkuat koordinasi antara Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan pemerintah desa dalam merespons kebutuhan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di lokasi juga dimanfaatkan untuk memastikan proses penyaluran berlangsung tertib dan bantuan diterima warga sesuai sasaran.
Polsek Segedong dan Pemdes Peniti Dalam I mendorong semangat gotong royong dan kepedulian sosial untuk menghadapi dampak musim kemarau. Polri juga berkomitmen terus memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama ketika warga membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar.
Rangkaian penyaluran air bersih berakhir sekitar pukul 11.00 WIB. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, dan terkendali, dengan harapan pasokan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan air warga selama kondisi kemarau. []
Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan