MAHAKAM ULU – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) memastikan pelaksanaan Pemilihan Petinggi Kampung (Piltikam) serentak 2026 akan digelar di 23 kampung yang tersebar di lima kecamatan.
Tahapan saat ini memasuki pembentukan panitia pemilihan tingkat kampung dan akan dilanjutkan dengan sosialisasi regulasi serta petunjuk teknis pelaksanaan. Kepala Bidang Pemerintahan Kampung DPMK Mahulu, Yohanes Belawan, menjelaskan bahwa selain pemilihan serentak, terdapat satu kampung yang melaksanakan pemilihan antarwaktu (PAW) karena petinggi sebelumnya mengundurkan diri akibat alasan kesehatan.
“Di Kabupaten Mahakam Ulu ini ada 23 kampung yang akan melaksanakan pemilihan petinggi serentak tahun 2026. Selain itu ada satu kampung yang melaksanakan pemilihan antarwaktu karena petinggi sebelumnya mengundurkan diri,” ujar Yohanes Belawan, Rabu (18/02/2026).
Sebaran kampung yang mengikuti Piltikam serentak 2026 yakni: Kecamatan Long Pahangai: Kampung Data Naha, Long Pahangai II, Long Tuyoq, Liu Mulang, Long Pakaq Baru, dan Long Lunuk Baru. Kecamatan Long Bagun: Kampung Ujoh Bilang, Long Hurai, dan Long Merah. Kecamatan Laham: Kampung Nyaribungan, Danumparoy, dan Muara Rata. Kecamatan Long Hubung: Kampung Matalibaq, Darah Bilang Ilir, Datah Bilang Baru, Sirau, dan Tripariq Makmur, serta satu kampung di wilayah Datah Bilang Ulu yang melaksanakan PAW. Kecamatan Long Apari: Kampung Long Apari, Noha Boan, Penaneh III, Tiong Ohang, Long Krioq, dan Noha Silat.
Yohanes menuturkan, tahapan yang sedang berjalan adalah pembentukan panitia pemilihan di tingkat kampung melalui Badan Permusyawaratan Kampung (BPK). Selanjutnya, panitia akan mengikuti sosialisasi regulasi, petunjuk teknis, dan tahapan pelaksanaan pemilihan.
“Saat ini tahapan pembentukan panitia tingkat kampung di 23 kampung sudah berjalan. Setelah itu akan dilanjutkan dengan sosialisasi terkait regulasi, petunjuk teknis, dan tahapan yang harus dilaksanakan oleh panitia,” katanya.
Untuk kampung yang melaksanakan PAW, pemerintah daerah telah menunjuk Pejabat (Pj) petinggi guna menjamin keberlangsungan pemerintahan hingga proses pemilihan selesai.
DPMK Mahulu menegaskan hak pilih masyarakat tetap dijamin, termasuk bagi warga yang berada di luar daerah, seperti mahasiswa atau pekerja. “Secara prinsip kami tidak membatasi hak pilih. Warga yang masuk dalam DPT, termasuk yang sedang kuliah atau berada di luar daerah, diharapkan dapat kembali ke kampung untuk menyalurkan hak pilihnya,” ujar Yohanes.
Panitia tingkat kampung juga diminta aktif menyampaikan imbauan kepada seluruh pemilih agar hadir saat pencoblosan. Pemerintah Kabupaten Mahulu berharap Piltikam serentak 2026 berjalan lancar, partisipatif, dan demokratis, karena stabilitas pemerintahan kampung penting untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.
“Melalui panitia, kami menghimbau seluruh masyarakat yang terdaftar dalam DPT untuk hadir pada saat pemungutan suara dan menggunakan hak pilihnya,” kata Yohanes.
Dengan tahapan yang telah disiapkan, DPMK Mahulu optimistis Piltikam 2026 dapat berlangsung tertib serta menghasilkan kepemimpinan kampung yang mampu mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan tersebut. []
Penulis: M. Rez Danuarta | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan