Markas LFI Paris Dievakuasi, Ancaman Bom Gegerkan Ibu Kota

PARIS – Situasi mencekam sempat menyelimuti ibu kota Prancis setelah kantor pusat partai kiri France Unbowed (La France Insoumise/LFI) dikosongkan menyusul laporan ancaman bom, Rabu (18/02/2026). Aparat keamanan langsung mensterilkan area dan mengevakuasi seluruh orang yang berada di dalam gedung untuk memastikan tidak ada risiko keselamatan.

Proses penyisiran berlangsung selama beberapa jam. Tim penjinak bahan peledak dan kepolisian melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum akhirnya status siaga dicabut menjelang tengah hari waktu setempat. Hingga saat ini, belum ada laporan temuan bahan peledak di lokasi.

Seorang pejabat kepolisian Paris menyatakan bahwa prosedur pengamanan dilakukan sesuai protokol standar penanganan ancaman teror. “Kami memperlakukan setiap ancaman dengan tingkat keseriusan tertinggi. Prioritas utama adalah keselamatan publik,” ujarnya kepada media lokal.

Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan politik di Prancis. Dalam beberapa hari terakhir, suhu politik memanas setelah seorang aktivis sayap kanan, Quentin Deranque (23), tewas dalam insiden kekerasan di Lyon pekan lalu. Peristiwa tersebut memicu gelombang reaksi keras di berbagai kelompok politik.

Nama LFI ikut terseret dalam pusaran isu tersebut. Aparat telah menangkap sebelas orang terkait dugaan keterlibatan dalam kasus pembunuhan Deranque. Salah satu yang diamankan dilaporkan merupakan ajudan anggota parlemen dari partai LFI.

Seorang sumber dari internal LFI menilai ancaman bom tersebut tidak bisa dilepaskan dari situasi politik yang sedang memanas. “Kami menilai ada upaya menciptakan tekanan dan ketakutan. Namun kami tidak akan mundur dari aktivitas politik kami,” katanya.

Pihak LFI sendiri belum mengeluarkan pernyataan resmi panjang terkait insiden ancaman bom tersebut. Namun sejumlah kader partai menyebut kejadian ini sebagai bentuk intimidasi terhadap gerakan politik kiri di Prancis.

Di sisi lain, kepolisian menegaskan penyelidikan masih berlangsung untuk melacak asal ancaman. “Setiap bentuk teror, termasuk ancaman palsu, tetap merupakan tindak pidana serius,” kata pejabat keamanan tersebut.

Peristiwa ini kembali memperlihatkan rapuhnya stabilitas politik Prancis di tengah polarisasi yang kian tajam. Ancaman keamanan terhadap kantor partai politik bukan hanya isu kriminal, tetapi juga menjadi cerminan meningkatnya tensi di ruang publik. Aparat kini menghadapi tantangan ganda: menjaga keamanan sekaligus meredam eskalasi konflik politik yang berpotensi meluas. []

Redaksi4

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com