PASER – Di tengah harga emas yang terus meroket, banyak masyarakat merasa kesulitan untuk menabung logam mulia. Namun dua bersaudara, Febry dan Farah, justru melihat kesempatan di balik kenaikan harga itu. Mereka menghadirkan Giragold, platform mini gold yang memungkinkan masyarakat menabung emas dari gramasi kecil, cukup dengan puluhan hingga ratusan ribu rupiah.
Febry menceritakan, pengalaman pribadi yang memicu ide bisnis ini. “Awalnya cuma masalah pribadi. Kami biasanya nabung emas tiap tahun. Tapi ketika coba beli di Tanah Grogot, harganya jauh lebih mahal dibandingkan harga di website resmi. Malah saat cek toko emas di luar kota, harganya jauh lebih terjangkau,” ujar Febry, Selasa (17/02/2026).
Melihat kondisi ini, Febry dan Farah menyadari masih banyak masyarakat yang ingin berinvestasi emas tapi terbentur harga tinggi. Dari sinilah mereka terpikir untuk menjadi distributor Mini Gold, yang menawarkan pembelian emas dengan ukuran kecil sehingga lebih ramah di kantong. “Kami pilih mini gold karena memungkinkan orang mulai dari gramasi kecil. Nanti kalau sudah terkumpul, emas kecil itu bisa ditukar dengan batangan lebih besar,” kata Farah.
Proses penukaran emas mini gold dilakukan melalui dealer emas tingkat atas, dengan biaya tambahan untuk cetak kartu dan ongkos kirim sekitar Rp 20 ribu. “Ongkir bisa diminimalkan kalau pesan sekaligus, atau cari dealer terdekat. Di Balikpapan misalnya, cukup Rp 20 ribu,” tambah Febry.
Tak hanya soal harga, keamanan transaksi juga jadi perhatian utama. Mereka menekankan transaksi transparan dan sistem pembayaran yang aman tanpa DP. “Sistem pembayaran paling aman ya tunai di muka atau COD. Intinya, semua jelas dan sama-sama ridho,” jelas Farah.
Dengan mengambil margin keuntungan minimal, Giragold diharapkan bisa menjadi solusi bagi masyarakat Tanah Grogot untuk menabung emas secara terjangkau dan aman. Keberadaan mini gold ini diyakini mampu membuka peluang bagi masyarakat yang sebelumnya tidak mampu membeli emas dalam jumlah besar.
“Kami ingin orang-orang bisa mulai menabung emas meski dari jumlah kecil. Lama-lama, ini bisa jadi modal investasi jangka panjang yang nyata,” tutup Febry. []
Penulis: Wiwik Rahmawati | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan