KUTAI BARAT – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kutai Barat kembali bertambah dengan hadirnya Muruq Kopi, usaha street coffee yang menawarkan sajian kopi fresh berbahan biji kopi asli. Usaha ini mulai beroperasi di kawasan Teras Simpang Ombau sejak 4 Februari 2026.
Pemilik Muruq Kopi, Enos, mengatakan usahanya baru dirintis pada awal tahun 2026 dan memilih konsep street coffee untuk menjangkau lebih banyak penikmat kopi di Kutai Barat. “Kita jualan kopi fresh, proses pembuatannya dari biji kopi asli. Bisa espresso, brown sugar, cappuccino, dan lainnya,” ujar Enos saat ditemui di lokasi, Sabtu (15/02/2026).
Muruq Kopi buka setiap hari mulai pukul 16.00 WITA hingga 24.00 WITA. Enos menyebut, sejak mulai beroperasi, respons masyarakat cukup baik, dengan banyak pengunjung yang datang untuk menikmati kopi sambil bersantai di area street coffee.
Untuk pendapatan, ia memperkirakan omzet bersih per hari berada di kisaran Rp600 ribu hingga lebih, tergantung jumlah pengunjung. Enos menegaskan, bahan baku kopi yang digunakan berasal dari Kutai Barat, dan dirinya juga merupakan warga lokal. Hal ini menjadi bagian dari komitmennya dalam mendukung produk asli daerah. “Harapannya semoga makin lama teman-teman di Kutai Barat mengenal bahwa ini produk asli dari Kutai Barat,” tuturnya.
Kehadiran Muruq Kopi di kawasan Street Coffee Simpang Ombau diharapkan mampu menambah pilihan kuliner malam sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Selain kopi, Enos juga berencana menghadirkan menu tambahan yang tetap menggunakan bahan lokal, sehingga mendukung ekonomi masyarakat sekitar.
Dengan konsep sederhana namun autentik, Muruq Kopi berupaya menjadi tempat berkumpulnya pecinta kopi sekaligus memperkenalkan produk lokal Kutai Barat kepada masyarakat luas. Kehadiran UMKM ini diharapkan mampu memberi kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan kreativitas wirausaha di wilayah tersebut. []
Penulis: Muhammad Jamaluddin | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan