SAMARINDA – Anggota Komite Eksekutif (Exco) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Celni Pita Sari, resmi membuka turnamen National Collegiate Futsal Series (NCFS) Regional Samarinda 2026 yang digelar di Gedung Serbaguna Kompleks Gelora Kadrie Oening, Jalan KH Wahid Hasyim, Samarinda, Jumat (13/02/2026). Kejuaraan tingkat mahasiswa tersebut dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 13 hingga 16 Februari 2026.
Usai membuka turnamen, Celni sapaan akrabnya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kembali kompetisi futsal mahasiswa di Samarinda. Ia menilai ajang ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali gairah olahraga futsal, khususnya di kalangan generasi muda dan mahasiswa.
“NCFS ini adalah pertandingan tingkat mahasiswa dan kebetulan digelar di Regional Samarinda. Saya sangat senang dan bersyukur ada pihak yang berinisiatif menyelenggarakan kompetisi seperti ini sehingga futsal di Samarinda bisa bangkit kembali,” ujar Celni kepada awak media.
Menurutnya, keberadaan kompetisi yang berjenjang dan berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk menjaga ekosistem olahraga futsal tetap hidup. Selain menjadi wadah pembinaan atlet muda, turnamen seperti NCFS juga membuka peluang lahirnya talenta-talenta potensial yang dapat bersaing di tingkat lebih tinggi.
Celni berharap antusiasme masyarakat terhadap futsal kembali meningkat. Ia menilai dalam beberapa tahun terakhir minat terhadap futsal cenderung mengalami penurunan, seiring berkembangnya cabang olahraga lain yang semakin diminati.
“Saya berharap animo masyarakat untuk kembali mencintai futsal bisa meningkat. Saat ini futsal mulai tergeser oleh olahraga-olahraga lain. Semoga semakin banyak organisasi maupun perangkat daerah yang bersedia menyelenggarakan turnamen seperti ini,” kata Celni.

Sementara itu, Panitia NCFS Regional Samarinda, Anugrah, menjelaskan bahwa turnamen tahun ini diikuti oleh 24 fakultas dari berbagai universitas di Kalimantan Timur (Kaltim) dan pertandingan dimulai dari pukul 10.00 wita hingga pukul 21.00 Wita. Para peserta akan bertanding dalam sistem setengah kompetisi, dimana dalam tiga hari merupakan babak penyisihan sedangkan dihari keempat merupakan babak final.
“Untuk Regional Samarinda, ada 24 fakultas dari seluruh universitas di Kaltim yang ikut berpartisipasi. Total pertandingan dari fase awal hingga final berjumlah 40 pertandingan,” jelas Anugrah.
Ia menambahkan, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antar mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kaltim. Panitia menargetkan pelaksanaan turnamen berjalan lancar, sportif, dan menjunjung tinggi nilai fair play.
Selama empat hari pelaksanaan, pertandingan dijadwalkan berlangsung setiap hari di Gedung Serbaguna Kompleks Gelora Kadrie Oening. Tim terbaik dari Regional Samarinda nantinya berkesempatan melaju ke tahap berikutnya dalam rangkaian NCFS tingkat nasional.
“Pemenang selain mendapatkan piala bergilir juga mendapatkan uang pembinaan dan diberangkatkan ke nasional, jadi ada 10 regional lain yang akan berjalan sampai bulan Juni untuk national stage-nya,” kata Anugrah.
Dengan digelarnya NCFS Regional Samarinda 2026, olahraga futsal kembali mendapatkan tempat di hati masyarakat serta menjadi wadah pembinaan atlet mahasiswa yang berkelanjutan di Kaltim. Turnamen ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan futsal di level perguruan tinggi, sekaligus memunculkan talenta muda yang dapat mengharumkan nama daerah di kancah nasional. []
Penulis: Guntur Riyadi | Penyunting: Nursiah
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan