Kecepatan tinggi dan minimnya penerangan jalan diduga menjadi penyebab kecelakaan tunggal yang menewaskan seorang pengendara di Kubu Raya.
KUBU RAYA – Minimnya penerangan dan tingginya kecepatan berkendara diduga menjadi faktor utama kecelakaan tunggal yang merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di Jalan Angkasa Pura II, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Senin (23/03/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.
Korban berinisial TW (27) meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya hilang kendali saat melaju dari arah Objek menuju Jalan Arteri Supadio, lalu terjun ke dalam parit di sisi jalan.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Kepolisian Resor (Polres) Kubu Raya Judi Effendhy melalui Kepala Sub Seksi Penerangan Masyarakat (Kasubsi Penmas) Polres Kubu Raya Ade menjelaskan, kecelakaan bermula saat korban melaju dengan kecepatan tinggi dan sempat menyalip rekannya.
“Menurut keterangan saksi yang merupakan rekan korban, saat itu korban melaju cukup kencang dan menyalip hingga akhirnya saksi kehilangan jejak,” kata Ade, sebagaimana dilansir Pontianak Post, Rabu, (25/03/2026).
Diduga, saat memasuki ruas jalan yang menikung dan minim penerangan, korban tidak mampu mengendalikan kendaraannya. Kondisi jalan yang gelap memperbesar risiko kecelakaan.
Saksi yang berada di belakang kemudian melihat cahaya lampu dari dalam parit di bawah jembatan. Setelah dilakukan pengecekan, korban ditemukan bersama sepeda motor di dalam selokan. “Setelah dicek, benar korban sudah berada di dalam parit bersama kendaraannya,” ujarnya.
Benturan keras menyebabkan korban mengalami luka fatal. Meski sempat dievakuasi oleh warga dan petugas ke fasilitas kesehatan terdekat, korban dinyatakan meninggal dunia.
Polres Kubu Raya mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur dengan penerangan terbatas dan tikungan tajam.
“Pengendara diminta mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintasi jalan dengan penerangan terbatas serta tikungan tajam,” tutupnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara guna menghindari kecelakaan serupa di kemudian hari. []
Penulis: Redaksi
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan