PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) resmi meluncurkan program Kartu Huma Betang, sebuah inovasi digital untuk penyaluran bantuan sosial yang lebih terarah dan efisien. Program ini ditujukan untuk menjangkau 300.000 keluarga penerima manfaat (KPM) dengan target distribusi rampung sebelum Idulfitri 1447 H.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Diskominfosantik Kalteng, Rangga Lesmana, menyampaikan bahwa sistem distribusi Kartu Huma Betang mengadopsi prinsip “Satu Kartu, Satu Keluarga”. Penyaluran akan dilakukan secara bertahap dan kolektif sesuai jadwal yang sudah ditentukan oleh Diskominfosantik bersama Dinas Sosial (Dinsos) Kalteng.
“Distribusi kartu ini melibatkan relawan Kartu Huma Betang yang terdiri dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Program Keluarga Harapan (PKH), dan Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS). Mereka profesional dan sudah terbiasa menangani penyaluran hingga pengawasan di lapangan,” jelas Rangga saat wawancara di Palangka Raya, Jumat (20/02/2026).
Untuk mengurangi risiko salah sasaran, pemerintah menerapkan pengawasan berbasis digital. Diskominfosantik Kalteng menyiapkan aplikasi pemantauan khusus yang dilengkapi fitur geotagging real-time, sehingga proses distribusi dapat diawasi secara akurat. Setiap wilayah diberikan jadwal distribusi tersendiri, dan evaluasi data penerima dilakukan rutin setiap tiga bulan.
Dalam tahap awal, Kartu Huma Betang memberikan akses kepada masyarakat untuk dua program utama: bantuan tunai sebesar Rp250.000 per kepala keluarga dan bantuan pangan senilai Rp150.000 berupa beras, gula, dan minyak goreng. Kedua jenis bantuan ini dijadwalkan cair dua kali setahun, menjelang hari raya besar seperti Idulfitri dan Natal.
Pada hari peluncuran, sebanyak 40 truk bantuan pangan diberangkatkan ke Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan, dan Seruyan. Masyarakat cukup menunjukkan kartu tersebut untuk memperoleh bantuan. Untuk bantuan pangan, kartu dipindai di lokasi pembagian bekerja sama dengan delapan cabang Bulog, sementara bantuan tunai dicairkan melalui Bank Kalteng dengan layanan langsung ke berbagai wilayah.
Ke depan, Pemprov Kalteng berencana memperluas fungsi Kartu Huma Betang. Program ini akan mencakup sektor pendidikan, kesehatan, kesejahteraan sosial, serta asuransi bagi petani dan nelayan, sehingga kartu ini tidak hanya menjadi instrumen bantuan sosial, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat secara menyeluruh. []
Redaksi4
Berita Borneo Terlengkap se-Kalimantan